Gelombang Tinggi Landa Laut Sabang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gelombang Tinggi Landa Laut Sabang

Gelombang Tinggi Landa Laut Sabang
Foto Gelombang Tinggi Landa Laut Sabang

* KMP BRR tak Berlayar

SABANG – PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP), Senin (31/7) sore kembali menghentikan pelayaran KMP BRR dari Sabang ke Banda Aceh. Dihentikannya pelayaran kapal roro itu disebabkan karena gelombang di periaran Sabang-Banda Aceh semakin meninggi menyusul cuaca buruk yang masih menerpa kawasan itu.

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Abdurrani SST Mar, kepada Serambi mengatakan, sesuai jadwal, KMP BRR seharusnya berlayar dua trip, trip I berangkat dari Sabang pukul 08.00 WIB dan trip II pukul 13.30 WIB.

Tapi sepanjang hari kemarin kapal lambat itu hanya berlayar satu trip dari Balohan ke Ulee Lheue, Banda Aceh dan sebaliknya. Sebab setelah kembali ke Sabang kapal roro itu langsung menghentikan pelayaran disebabkan cuaca buruk melanda wilayah kepulauan itu.

Bahkan untuk pemberangkatan dari Sabang ke Ulee Ulheu kapal lambat berkapasitas 350 penumpang itu harus menempuh perjalanan hingga dua jam dari normalnya 1,5 jam. Begitu juga ketika kembali ke Sabang kapal lambat milik Pemerintah Aceh itu harus menempuh perjalanan hingga 3 jam.

“Normalnya untuk perjalanan KMP BRR dari Sabang ke Ulee Lheu hanya 1,5 jam. Tapi pada cuaca buruk kemarin kapal lambat itu berjalan hingga tiga jam,” katanya.

Sementara kapal cepat pada Senin kemarin tetap belayar dua trip mengangkut penumpang dari Sabang ke Ulee Lheue dan sebaliknya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Trip I KMP Express Bahari 8B berangkat pukul 08.00 WB dan trip II Express Bahari 2F berangkat pukul 14.30 WIB.

Dikatakan, meski kapal lambat hanya berlayar satu trip, namun sejauh ini belum ada penumpang yang telantar atau tertunda keberangkatannya. “Belum ada penumpukan di pelabuhan. Kini mobil pribadi yang antre di pelabuhan hanya empat unit, lima unit truk dan 10 unit sepeda motor,” katanya.(az) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id