Polisi Selidiki Kelangkaan Solar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Selidiki Kelangkaan Solar

Polisi Selidiki Kelangkaan Solar
Foto Polisi Selidiki Kelangkaan Solar

MEULABOH – Polres Aceh Barat menyelidiki kasus kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang sudah berlangsung dua pekan terakhir di Aceh Barat. “Kami akan turunkan tim untuk memastikan apakah terjadi penyimpangan atau tidak,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho SIK kepada Serambi kemarin.

Kapolres menyebutkan untuk tahap awal pihaknya akan mengumpulkan keterangan termasuk data dan informasi dari Pertamina dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Diesel (SPBD) di Aceh Barat. Selain itu juga dari pihak-pihak terkait lainnya sehingga persoalan kelangkaan solar tidak terus berlanjut. Teguh menegaskan pihaknya juga akan memantau kondisi ketersediaan solar bersubisidi tersebut.

Dia mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila ada yang mengetahui terkait penyalahgunaan BBM solar bersubsidi di Aceh Barat kepada industri atau kepada yang tidak berhak. “Kalau ada yang menemukan indikasi penyalagunaan segera dilaporkan. Akan kita tindak tegas,” ungkapnya. Seperti diberitakan nelayan di Aceh Barat sudah dua pekan terakhir sulit memperoleh BBM solar bersubsidi di SPDN dan SPBU. Kelangkaan solar subsdi juga diakui pengendara sepeda motor. DPRK Aceh Barat pada Rabu lalu telah memanggil Pertamina Depo Meulaboh.

“Kami akan panggil lagi Pertamina. Kami akan minta data kuota disalurkan kepada masing-masing SPBU dan SPDN,” kata Ramli SE, ketua DPRK Aceh Barat. Sebelumnya PT Pertamina menyatakan telah menambah alokasi solar di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan solar di SPBU dan SPDN (Solar Packed Dealer Nelayan).

“Rata-rata penyaluran harian di bulan Juli sebesar 186 kiloliter, meningkat 8 persen dibandingkan rata-rata penyaluran normal yakni sebesar 173 kiloliter,” kata Fitri Erika, Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumbagut menanggapi berita yang dilansir Serambi edisi Sabtu (28/7) berjudul “Solar Makin Sulit Diperoleh”.

Menurut Fitri bahkan PT Pertamina sudah menambah penyaluran solar ke Meulaboh hingga 280 kiloliter, meningkat 62 persen dari penyaluran normal harian. Dia sebutkan saat ini stok solar di Terminal BBM Meulaboh dalam kondisi yang baik dan cukup sebanyak 1.212 kiloliter.

Sementara itu kemarin Panglima Laot Aceh Barat Amiruddin mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Barat Ikbal SP di Kantor DKP Aceh Barat terkait kasus kelangkaan solar bersubsidi.

Dari pertemuan tersebut disimpulkan akan diadakan pertemuan lebih besar dengan Panglima Laot Lhok bahwa ke depan untuk nelayan yang akan membeli BBM solar subsidi perlu mendapat rekomendasi Panglima Laot dan DKP. Panglima Laot Amiruddin mengatakan persoalan kelangkaan solar subsidi harus disikapi cepat agar peruntukannya disalurkan kepada yang berhak.(riz) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id