Tambang Gunong Ujeuen Dianggap tidak Ada | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tambang Gunong Ujeuen Dianggap tidak Ada

Foto Tambang Gunong Ujeuen Dianggap tidak Ada

* Pidie akan Koordinasi dengan Pemerintah Aceh

CALANG – Pemkab Aceh Jaya tidak memiliki kebijakan menyangkut dengan pertambangan rakyat yang ada d wilayah itu. Alasannya karena tidak ada aktivitas pertambangan yang di daerah tersebut sehingga tak perlu ada kebijakan.

“Di daerah kita tidak ada pertambangan rakyat, sehingga tidak ada yang harus distop. Jika pun ada itu dilakukan secara diam-diam dan hal itu kita anggap tidak ada,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Aceh Jaya, Ir Nurman DS menjawab Serambi, Jumat (18/3) menyangkut kebijakan pertambangan ilegal di Aceh Jaya.

Ditanya soal penambangan di Gunong Ujeuen, Kecamatan Krueng Sabee, Kadis Pekerjaan Umum Aceh Jaya yang juga membidangi Pertambangan dan ESDM mengatakan, pihaknya menyanggap hal itu (penambangan di Gunong Ujeuen) tidak ada, sebab aktivitas itu dilakukan secara diam-diam. “Pemkab Aceh Jaya menganggap di Aceh Jaya tidak ada aktivitas pertambangan,” kata Nurman.

 Pidie akan koordinasi
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindagkop-ESDM) Pidie, Zainal Abidin MSi didampingi Kabid ESDM, T Irwansyah MM kepada Serambi, Jumat (18/3) juga menanggapi soal aktivitas penambangan, khususnya di wilayah Pidie.

Menurut Zainal, undang-undang secara tegas melarang aktivitas tambang di kawasan hutan lindung. Selain itu, Pemerintah Aceh sudah mengeluarkan larangan atau penghentian mengeluarkan izin baru dan perpanjangan izin terhadap penambang di kawasan hutan lindung.

Pemkab Pidie, kata Zainal akan berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh terhadap luas areal tambang rakyat dan ketentuan lainnya sehingga dalam mengambil kebijakan tidak menabrak undang-undang. “Ya, sebelum langkah penertiban kita lakukan kita akan koordinasi dengan Pemerintah Aceh,” timpal Kabid ESDM Disperindagkop-ESDM Pidie, T Irwansyah.(c45/naz) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id