Potensi Bank Syariah di Aceh Lebih Besar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Potensi Bank Syariah di Aceh Lebih Besar

Foto Potensi Bank Syariah di Aceh Lebih Besar

BANDA ACEH – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara mengatakan potensi bank syariah di Aceh lebih besar dibanding daerah lain di Indonesia. Pasalnya, masyarakat di Aceh lebih islami dan daerah ini memberlakukan syariat Islam.

Mirza menyampaikan hal itu ketika menjawab Serambi seusai menjadi pembicara dalam ramah tamah dengan stakeholder Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Jumat (18/3). Serambi menanyakan hal ini karena di Aceh pada Agustus 2016 nanti dua bank daerah ini akan dikonversi dari konvensional ke syariah, yaitu Bank Aceh dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Mustaqim Sukamakmur.  

“Masyarakat Aceh religius, sehingga potensi bank syariah di daerah ini pasti lebih besar dibanding tempat lain. Aset bank syariah secara nasional sekitar empat persen dari aset perbankan. Perkembangan bank syariah yang sedang tumbuh masih menjadi tantangan karena bank konvensioanl juga tumbuh pesat. Kita harapkan nanti Bank Syariah di Aceh pertumbuhannya lebih besar dibanding daerah lain,” kata Mirza.

Sebelumnya dalam ramah tamah bertema “Perkembangan Ekonomi Terkini dan Kebijakan Bank Indonesia” Mirza antara lain mengatakan Aceh juga bisa mengembangkan pariwisata, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk melalui budaya Aceh yang khas, seperti menampilkan tarian saman.

Turut hadir dalam acara ini, Sekda Aceh Dermawan, Kepala Kantor OJK Aceh, Achmad Wijaya Putra, Kepala Perwakilan BI Aceh, Ahmad Farid, dan para Kepala Bank di Aceh. Sedangkan sebelum ramah tamah di Hotel Hermes, kemarin Mirza juga memberi kuliah umum dengan tema yang sama di Kampus Unsyiah, Banda Aceh.

Selain mahasiswa Unsyiah, kuliah umum ini juga diikuti mahasiswa dari kampus lainnya di Banda Aceh. Pada kesempatan itu, Rektor Unsyiah Prof Samsul Rizal MEng berharap kegiatan ini mampu memberi gambaran tentang perekonomian global, sehingga mampu mempersiapkan generasi yang handal menghadapi tantangan global. “Apalagi saat ini Indonesia telah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),” kata rektor.

Persiapan konversi
Seusai acara di Hermes kemarin, Direktur Utama (Dirut) PD BPR Mustaqim Sukamakmur, T Hanansyah SE Ak mengatakan proses konversi bank tersebut terus mereka persiapkan, bahkan kemarin diakuinya mereka baru siap rapat dengan Konsultan Konversi, Dr Adiwarman Karim dan rencananya pada Senin (21/3), pihaknya akan menyerahkan delapan dari 14 dokumen syarat konversi itu ke OJK Aceh.

“Delapan dokumen yang akan kami serahkan ke OJK itu adalah draft anggaran dasar, risalah rapat umum pemegang saham, rencana bisnis bank tahun 2016, SOP dana, SOP pembiayaan, daftar jaringan kantor, rencana struktur organisasi, dan bukti kesiapan operasional berupa form-form warkat transaksi bank dan sertifikat training,” katanya menjawab Serambi. (sal) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id