Dewan Usut Tanah Eks HGU | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dewan Usut Tanah Eks HGU

Dewan Usut Tanah Eks HGU
Foto Dewan Usut Tanah Eks HGU

* Seluas 300 Ha Beralih Jadi Milik Pribadi

SUKA MAKMUE – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya mengusut dugaan penggelapan bekas lahan hak guna usaha (HGU) seluas 1.400 Hektare (Ha) di Kecamatan Suka Makmue dan Tadu Raya.

Dari seribuan lebih eks tanah HGU tersebut, ratusan hektare sudah ditanami kelapa sawit, dan dikuasai secara pribadi. “Total luas HGU yang sudah menjadi milik pribadi tersebut mencapai 300 hektare dari total luas lahan yang sudah dikembalikan ke negara mencapai 1.400 hektare,” kata Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Samsuardi yang juga akrab disapa Juragan kepada Serambi, Minggu (23/7).

Menurut Juragan lahan yang telah dikembali kepada negara tersebut sebelumnya dikelola sebuah perusahaan perkebunan. Namun seluas 300 hektare ditemukan telah bersertifikat atas nama pribadi orang tertentu. Hal ini diketahui DPRK setelah mendapatkan laporan akurat dari masyarakat yang menemukan tanah tersebut. Sesuai aturan hukum, bekas tanah hak guna usaha (HGU) yang telah dikembalikan ke daerah menjadi milik negara (daerah) dan tak boleh dikuasai secara pribadi kecuali telah ada ketetapan hukum.

Namun kenyataan di lapangan, katanya, tanah tersebut telah beralih fungsi menjadi milik pribadi yang merugikan keuangan negara dengan jumlah taksiran mencapai miliaran rupiah.

Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi juga menambahkan dalam mengusut dugaan penyimpangan tanah tersebut pihaknya juga telah mendapat masukan dari masyarakat sekaligus menghadirkan aparat penegak hukum untuk membahas persoalan ini. Bahkan dalam rapat yang digelar pada Kamis (20/7) lalu, warga meminta persoalan ini segera diselesaikan DPRK bersama Pemkab Nagan Raya untuk mencari titik terang.

“Pekan ini kita gelar rapat lagi, sehingga tanah negara seluas 300 hektare yang sudah menjadi milik pribadi tersebut harus dikembalikan ke negara karena kepemilikannya ilegal,” ujarnya.(edi) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id