Asap Kepung Wilayah Barat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Asap Kepung Wilayah Barat

Asap Kepung Wilayah Barat
Foto Asap Kepung Wilayah Barat

* Dampak Kebakaran Gambut

MEULABOH – Kebakaran lahan gambut di Aceh Barat dilaporkan terus meluas yang berdampak pada makin tebalnya kabut asap di beberapa wilayah termasuk di kawasan kota Meulaboh.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat menyebutkan kebakaran lahan gambut di beberapa titik terjadi sejak 18 Juli 2017 dan terus meluas hingga tadi malam. “Masyarakat membersihkan lahan dengan cara membakar, sehingga api menyebar ke lahan lain. Titik api sudah mulai terlihat sejak 18 Juli 2017,” begitu tulis laporan harian BPBD Aceh Barat, Jumat (21/7).

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir Yusmadi MM dilaporkan sudah menugaskan Tim Reaksi Cepat (TRC) beserta mobil tanki dalam rangka mengkaji cepat dampak kebakaran dan upaya pemadaman api. “Tim dari BPBA akan berkoordinasi dengan BPBD setempat,” tulis Kasi Kesiapsiagaan BPBA, Mukhsin Syafi’i ST MT dalam grup WhatsApp Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh.

Mengutip laporan BPBD Aceh Barat, ada 44 hektare lahan gambut yang terbakar namun di beberapa titik sudah mulai padam, seperti di Gampong Cot Seumeureung, Kecamatan Samatiga.

Meski ada titik api yang sudah mulai padam namun dipastikan kebakaran terus meluas yang terindikasi dari semakin tebalnya kabut asap. Bahkan, tadi malam wilayah kota Meulaboh hampir seluruhnya diselimuti asap.

Asap yang mengepung Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat berasal dari titik api di Suak Nie, Suak Raya, dan Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan serta dari kawasan Suak Puntong, perbatasan dengan Nagan Raya yang bertiup dari jalur laut. Kawasan Pantai Kasih, Meulaboh, sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam tampak diselumuti kabut asap. “Jalan utama di kota Meulaboh, seperti Jalan Teuku Umar dan Jalan Nasional juga mulai diselimuti asap membuat pengguna jalan sudah agak terganggu,” lapor seorang relawan RAPI Aceh Barat.

Pantauan Serambi pada Sabtu sore kemarin, asap mulai mengganggu masyarakat yang melintas di Jalan Nasional Meulaboh-Calang dan Meulaboh-Nagan Raya.

Kabut asap yang menyelimuti lintasan Meulaboh-Calang akibat kebakaran lahan gambut di kawasan Suak Raya dan Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan dan kawasan Kecamatan Arongan Lambalek berbatasan dengan Aceh Jaya.

Kebakaran gambut juga terjadi di kawasan Kayee Lhon, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya. Kondisi ini semakin mengganggu pengguna jalan di lintasan Meulaboh-Calang. “Kebakaran di kawasan Kayee Lhon sudah sering terjadi terutama pada musim kemarau, bahkan lahan sawit masyarakat ikut terbakar,” kata Camat Teunom, Aceh Jaya, Abdul Azis kepada Serambi, Jumat (21/7) malam.

Sedangkan kabut yang menyelimuti lintasan Meulaboh-Nagan Raya akibat kebakaran gambut di kawasan Suak Puntong dan Alue Peunyareng.

Kalak BPBD Aceh Barat, T Syahluna Polem mengatakan pihaknya sudah mengerahkan personel dan armada untuk melakukan pemadaman di beberapa titik api. Namun, kata Syhaluna, sejumlah titik api tidak dapat dijangkau. “Asap yang menyelimuti sudah sangat pekat di beberapa kawasan,” kata Syahluna.

Seruan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, terutama pada musim kemarau juga disampaikan Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBK Aceh Jaya, Ismail. “Dalam cuaca panas seperti sekarang api bisa merambat ke mana-mana termasuk ke lahan sawit,” kata Ismail.(riz/c45) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id