Ekspedisi Nusantara Jaya 2017 di Simeulue | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ekspedisi Nusantara Jaya 2017 di Simeulue

Ekspedisi Nusantara Jaya 2017 di Simeulue
Foto Ekspedisi Nusantara Jaya 2017 di Simeulue

BANDA ACEH – Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) yang merupakan program Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (Kemenko Mairitim RI), kembali dilaksanakan pada 1 sampai 24 Agustus 2017. Untuk Aceh, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan itu, dengan mengirimkan 50 mahasiswanya ke Kecamatan Simeulue Cut, Kabupaten Simeulue, Aceh.

Hal itu disampaikan Koordinator kegiatan ENJ 2017 Unsyiah, Nashrillah Anis SE MM kepada Serambi, Jumat (21/7), di Banda Aceh. Dia mengatakan, Simeulue dipilih sebagai lokasi ENJ wilayah Aceh karena termasuk kawasan kepulauan terluar wilayah Republik Indonesia, sebagaimana ditetapkan dalam Keppres Nomor 6 Tahun 2017. “Unsyiah mengirimkan 50 mahasiswa dengan berbagai disiplin ilmu, yang telah diseleksi di seluruh fakultas,” ujar Nashrillah.

Dikatakan, para mahasiswa nantinya akan menetap di beberapa desa di Kecamatan Simeulue Cut selama 21 hari, untuk melaksanakan pengabdian masyarakat.

Para mahasiswa, lanjutnya, akan dilepas Rektor Unsyiah dan perwakilan dari Kemenko Maritim RI pada 31 Juli 2017 di kampus tersebut. Rombongan akan berangkat menggunakan jalur darat dari Banda Aceh menuju pelabuhan penyeberangan Kuala Bubon, Aceh Barat. “Dari Kuala Bubon, mereka lalu menyeberang ke pulau Simeulue menggunakan KMP Teluk Sinabang,” katanya.

Nashrillah menambahkan, berbeda dari tahun sebelumnya, ENJ kali ini dilaksanakan sekaligus sebagai Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang wajib diikuti mahasiswa. “ENJ 2017 Unsyiah sekaligus sebagai bentuk KKN bagi mahasiswa peserta kegiatan. Pelaksanaannya dapat dikategorikan sebagai KKN Tematik” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Syiah Kuala, Dr Ir Alfiansyah Yulianur BC berharap, mahasiswa yang terpilih dari hasil seleksi ENJ 2017 harus dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang diberikan pemerintah, dengan memberikan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat. “Esensi dari kegiatan ini benar benar harus dapat dirasakan oleh masyarakat,” tukasnya.(fit) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id