Kapolsek Asal Aceh Hidangkan “Kuah Beulangong” di Jakarta | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kapolsek Asal Aceh Hidangkan “Kuah Beulangong” di Jakarta

Foto Kapolsek Asal Aceh Hidangkan “Kuah Beulangong” di Jakarta

JAKARTA – Kapolsek Menteng, AKBP Dedy Tabrani, SIK, MSi, seorang putra Aceh adalah sosok yang dikenal religius dan pintar memasak gulai kambing Aceh alias “kuah beulangong.”

Hasil masakannya dihidangkan Rabu (16/3) malam, pada saat perpisahan dengan warga dan petinggi Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. AKBP Dedy Tabrani dalam waktu dekat akan melanjutkan pendidikan Sespim (Sekolah Staf dan Pimpinan) Polri di Bandung.

“Kemungkinan bulan depan saya sudah ikut Sespim. Jabatan Kapolsek Menteng akan diisi oleh pejabat lain,” kata AKBP Dedy.

Perihal kemahirannya memasak gulai kambing Aceh, diceritakan secara khusus oleh Lurah Menteng, Agus Sulaiman, MSi. “Sangat luar biasa. Masakannya enak,” kata Sulaiman.

Menurut Agus Sulaiman, sebelum ini AKBP Dedy juga pernah menyediakan gulai kambing Aceh yang disantap bersama-sama dalam suatu acara di Taman Menteng.

Selama menjabat Kapolsek Menteng sejak 11 bulan silam, AKBP Dedy Tabrani juga membuat terobosan mencengangkan warga Menteng. Pemuda-pemuda yang tawuran di kawasan itu dihukum dengan cara iktikaf atau berdiam di masjid dalam waktu tertentu.

“Ini terobosan yang awalnya ganjil. Tapi kemudian diterima dengan sangat baik oleh warga. Kenyataannya, sampai sekarang tak ada lagi yang tawuran di Menteng,” kata Agus Sulaiman lagi.

AKBP Dedy menceritakan, terobosan tersebut dilakukannya untuk memberi kesadaran kepada warga tentang nilai-nilai religius manusia. “Biasanya anak-anak bandel bersumber dari keadaan keluarga. Dengan cara demikian, kita kembalikan kepada keluarga dengan nilai nilai religius,” ujar Dedy tentang konsep menghukum dengan cara iktikaf tersebut.

Dedy Tabrani sebelumnya nenjabat Kapolsek Tambora juga menerapkan hal yang sama. “Selama saya Kapolsek Tambora, tak ada lagi yang tawuran,” katanya.

AKBP Dedy Tabrani, namanya kian melambung dan dibincangkan publik setelah berhasil melumpuhkan teroris pada peristiwa bom Sarinah beberapa waktu lalu. Dengan sigap dan penuh keberanian, Dedy Tabrani berhasil melumpuhkan dengan timah panas tiga teroris.

Tapi semua prestasi itu, oleh Dedy disebutnya sebagai kerja seluruh aparat Polsek. “Semuanya saling bahu membahu,” katanya merendah.

Dedy Tabrani adalah alumni SMA Jeumpa Puteh Banda Aceh. Sosok pria ini memang dikenal religius. “Sikap religiusitasnya itu barangkali karena beliau berasal dari Aceh,” kata Agus Sulaiman.

Acara perpisahan dengan Kapolsek Menteng itu dihadiri Ketua RT dan RW serta luarah se Kecamatan Menteng. Warga Menteng nerasa kehilangan atas keoindangan Deddy. Warga kemudian menyerahkan tanda mata yang dibungkus dalam kotak ukuran sedang. Warga disuguhi makan malam, antara lain bermenu gulai kambing alias “kuah beulangong.” (fik) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id