Hakim Sakit dan Melahirkan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Hakim Sakit dan Melahirkan

Hakim Sakit dan Melahirkan
Foto Hakim Sakit dan Melahirkan

* Sidang di Mahkamah Syariah Ditunda

REDELONG – Dari empat hakim yang bertugas di Mahkamah Syariah Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, tiga di antaranya berhalangan, dua sakit dan satunya lagi melahirkan. Tak pelak, persidangan yang seharusnya digelar pada Selasa (11/7) terpaksa ditunda sampai waktu tak ditentukan, kecuali dikatakan akan dibuat kembali surat pemanggilan.

Persidangan yang seharusnya digelar, kemarin dengan agenda menghadirkan saksi hanya dihadiri satu hakim, sehingga ditunda. “Saya ada egenda sidang hari ini, tapi ditunda karena hanya ada satu hakim, yang lainnya tidak hadir,” kata Ipul, warga Kecamatan Bandar, yang mempersoalkan pembagian harta gomo=gini seusai bercerai dengan istrinya.

Dia mengatakan dalam perkara dirinya itu, seharusnya menghadirkan saksi yang berasal dari kawasan pedesaan dan jauh dari Redelong. Dia mengaku kecewa karena harus terbebani biaya operasional perjalanan saat akan mengikuti persidangan.

“Saya kecewa dengan pelayanan disini, yang seharusnya saksi bisa memberi kesaksian di persidangan, tetapi harus ditunda, karena hakim tak lengkap,” ujarnya. Dia mengungkapkan saksi harus dibawa dengan biayanya sendiri yang berasal dari kawasan yang jauh dari Redelong.

Sedangkan Zulkarnain yang merupakan saksi dari Ipul menyatakan ketidakhadiran hakim sudah sering terjadi dan terus berulang. “Persidangan ditunda, tetapi tidak ada penjelasan dari hakim, kecuali dikatakan hakim tidak ada di tempat,” ucap Zulkarnain.

Disebutkan, puluhan masyarakat yang seharusnya mengikuti sidang, pulang dengan rasa kecewa, bahkan ada yang adu argumen dengan pegawai Mahkamah Syariah. “Sorang pegawai di situ mengatakan ke kami, kalau hakim tidak hadir tanpa ketarangan,” sebutnya.

Zulkarnain mengatakan masyarakat yang berperkara menjadi bingung, karena jadwal persidangan tidak ada, seperti surat pemberitahuan dari Mahkamah Syariah belum ada untuk agenda sidang selanjutnya. Demikian juga yang dikatakan Fakhruddin, seorang pengacara yang seharusnya mengikuti sidang untuk tiga kliennnya.

Dia mengakui majelis hakim tidak di tempat, sehingga persidangan ditunda tanpa ada kepastian kelanjutannya. “Seharusnya, saya mengikuti agenda sidang untuk tiga klien, tetapi ditunda dengan tidak ada kepastian, kapan akan dilanjutkan kembali,” sebutnya.

Panitera Mahkamah Syariah Simpang Tiga Redelong, Fauzi SAg yang dimintai tanggapannya mengatakan tertundanya persidangan, karena tiga hakim tidak bisa hadir. Dia menjelaskan dua hakim sedang dalam keadaan sakit, dan seorang hakim lainnya sedang cuti melahirkan.

“Karena kuota hakim tidak cukup, maka sidang ditunda, karena dua hakim berhalangan hadir disebabkan sakit, dan satu hakim cuti melahirkan,” ujar Fauzi. Dia menyatakan untuk agenda sidang berikutnya akan diberitahu melalui surat panggilan yakni tiga hari sebelum sidang digelar.

“Mengenai persidangan ditunda, ada aturannya yakni untuk pemberitahuan, ditentukan minimal tiga hari sebelum sidang digelar,” katanya. Disebutkan, sebelum sidang masyarakat sudah diberitahukan jadwal sidang.

Dia mengungkapkan jumlah majelis hakim yang dimiliki Mahkamah Syariah Simpang Tiga Redelong, sebanyak empat orang, padahal kasus perkara yang ditangani tertinggi di Aceh, mencapai 300 lebih perkara per tahun. Dia menyatakan tenaga hakim masih kurang untuk menangani berbagai perkara. ‘Seharusnya ada enam hakim, sehingga persoalan ini tidak terulang lagi,” harapnya.(c51) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id