1.585 Guru belum Terima Tunjangan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

1.585 Guru belum Terima Tunjangan

Foto 1.585 Guru belum Terima Tunjangan

* Kadisdik: Banyak Absen yang belum Dikumpulkan

MEULABOH-Sebanyak 1.585 guru yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat hingga Maret 2016, dilaporkan belum menerima dana tunjangan khusus (TC) yang terhitung sejak bulan Desember 2015 lalu.

Akibatnya, kalangan guru yang haknya belum disalurkan tersebut mengadu ke DPRK Aceh Barat, Selasa (15/3) sore. Kedatagangan kaum cek gu ini diterima oleh Wakil Ketua DPRK, H Ramli MS.

Dalam pertemuan ini, sejumlah guru meminta kepada wakil rakyat untuk membantu mereka dalam mendapatkan haknya tersebut. Terutama, mengingat hak yang harusnya sudah diterima sejak Desember 2015 lalu, hingga kini belum terlihat tanda-tanda akan disalurkan.

“Kami berharap hak jerih payah ini segera disalurkan, sehingga bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata seorang guru dalam pertamuan ini yang minta nama mereka tak dipublikasi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Barat H Ramli MS kepada Serambi usai menerima laporan sejumlah guru tersebut meminta kepada dinas pendidikan setempat segera menyalurkan hak guru yang kini belum diterima tersebut.

“Kalau ada proses administrasi yang terkendala, sebaiknya disampaikan kepada DPRK. Sehingga hal ini segera ada solusinya,” kata Ramli. Ia mengakui, terlambatnya penyaluran dana tunjangan khusus (TC) ribuan guru di Aceh Barat sejak akhir Desember 2015 lalu kemungkinan besar pasti ada penyebabnya. Namun, hal ini tentunya akan dicari tahu oleh DPRK dengan harapan hak guru bisa secepatnya diterima tanpa ada kendala apa pun.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat, Drs Teuku Muslim Raden MSi yang dikonfirmasi Serambi secara terpisah, Rabu (16/3) siang kemarin membenarkan bahwa sebanyak 1.585 guru PNS di wilayah tersebut belum menerima pembayaran dana tunjangan khusus, sejak bulan Desember 2015.

“Pembayarannya tertunda lantaran seluruh sekolah di Aceh Barat mulai dari tingkat SD hingga SMA belum menyerahkan absensi kehadiran guru, sehingga pembayaran TC tak bisa dilakukan secara serentak,” tegasnya.

Muslim Raden mengakui, absensi kehadiran guru dari masing-masing sekolah memang sangat dibutuhkan sebagai salah satu syarat untuk dilakukan pembayaran uang TC. Ia berjanji, apabila hingga hari Kamis atau Jumat besok masing-masing sekolah belum menyerahkan absensi yang diminta, maka dipastikan guru di sekolah tersebut tak akan disalurkan uang TC tersebut.

Kadis Pendidikan Aceh Barat ini juga mengakui, seluruh uang TC para guru yang sudah diserahkan absensinya ke intansi tersebut akan dibayar uangnya selama tiga bulan, terhitung sejak Desember 2015 hingga Februari 2016.

Ia juga meminta kepada seluruh guru yang belum menerima dana tersebut supaya bersabar sejenak. Ia memastikan pada pekan depan di bulan Maret ini, seluruh hak guru tersebut pasti dibayar.

“Uang TC PNS yang bertugas di Dinas Pendidikan juga belum kita bayar. Hal ini kita lakukan karena guru yang bertugas di seluruh sekolah belum menerima uang tersebut,” katanya.(edi) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id