Mereka Bukanlah Orang Baru | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mereka Bukanlah Orang Baru

Mereka Bukanlah Orang Baru
Foto Mereka Bukanlah Orang Baru

SUKSESI telah berjalan mulus. Kita berharap pemerimntahan yang baru ini membawa pencerahan yang lebih baik. Keduanya juga bukan orang baru dan asing di Aceh Besar. “Pak Mawardi adalah mantan anggota dewan dua periode di Aceh Besar dan kemudian menjadi anggota DPRA. Sementara Waled–panggilan sehari hari Tgk Husaini–adalah anggota DPRK Aceh Besar periode saat ini yang maju ke pentas Pilkada,” ujar Sekda Aceh Besar, Drs Iskandar MSi.

Secara pengalaman mereka sudah oke untuk menjadi poemegang tampuk pimpinan daerah di Aceh Besar.

Bagi kami di jajaran birokrasi Aceh Besar, terutama dari jajaran SKPD di Aceh Besar punya kewajiban untuk mendukung pemerintahan yang baru. Apapun ceritanya, tanpa dukungan masyarakat dan semua lini terkait, pemerintahan yang baru juga tak bisa berbuat banyak.

Terpilihnya pemerintahan saat ini melalui koridor yang demokratis, diharapkan tak ada lagi sekat sekat kelompok atau etnik. “Bupati/Wabup terpilih adalah milik rakyat. Sesuai dengan pernyataan Bupati terpilih bahwa mereka punya komitmen utama untuk membangun Aceh Besar,” kata Muchlis yang juga Ketua PAN Aceh Besar itu.

Lebih dari itu, rakyat punya harapan besar kepada pemerintah terpilih. Apalagi keduanya juga bagian dari timses gubernur terpilih. Keduanya juga dari partai nasional, yang punya akses ke pusat, yang jadi modal untuk lobi lobi ke pusat. Terutama menyangkut lobi dana pembangunan ke pusat. “Kepada jajaran birokrasi di Aceh Besar, kita ingatkan pemerintahan yang baru tentu ada membawa perubahan di Aceh Besar yang tentu saja ke arah yang lebih baik. Karena pemerintahan baru tentu punya spirit lebih. Kita berharap seluruh SKPD untuk bekerja secara lebih porfiseional, mendukung pimpinan dan melayani masyarakat. Kita juga menjabarkan visi misi pemerintahan baru. “Jajaran birokrasi harus lebih kreatif dengan mensupport semua kebijakan pemerintahan baru. Semua harus mendukung pemerintahan yang baru. Mari kita buang image untuk dilayani, tapi aparatur sipil harus melayani rakyat. Tak masanya lagi, kita dilayani,” tandas Iskandar.(**) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id