Balapan Liar Ganggu Warga | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Balapan Liar Ganggu Warga

Foto Balapan Liar Ganggu Warga

BANDA ACEH – Warga merasa terusik dan terganggu aksi kebut-kebutan para bikers liar di sejumlah ruas jalan dalam Kota Banda Aceh. Aksi tersebut terjadi hampir saban malam dan terkesan dibiarkan. Karena tidak ada tindakan yang kongkret dari aparat berwenang.

“Coba lihat jumlah bikers liar ini sekarang, dibanding dulu saat gencar-gencarnya ditertibkan. Mungkin, karena ini terkesan dibiarkan, sehingga jumlah mereka makin besar dan menjadi-jadi,” kata Fadhil warga Kuta Alam, kepada Serambi, Rabu (16/3).

Menurutnya, aksi kebut-kebutan yang kebanyakan menggunakan jenis motor sport itu, melintas sepanjang ruas Jalan STA Mahmudsyah dan Jalan Tgk Chik Ditiro, Peuniti hingga ke Simpang Surabaya dan Jalan Mr Muhammad Hasan.

“Kebut-kebutan di jalan dengan kondisi knalpot blong, sudah sangat menggangu kenyamanan warga. Ini seharusnya yang menjadi prioritas Kepolisian dulu menertibkannya. Karena itu sudah jelas melanggar, bukan hanya merazia di jalan-jalan memeriksa kelengkapan surat,” harap Fadhil.

Ia mengatakan aksi pembalap liar itu justru akan berdampak buruk bagi bikers jalanan lainnya yang memiliki komunitas dan klub yang jelas keberadaannya serta mengutamakan safety ridding dan patuh berlalu lintas.

“Kalau ini dibiarkan, ke depan di Aceh akan banyak lahir kelompok genk motor yang melakukan kejahatan di jalan,” sebutnya.

Belum lagi menyangkut balapan liar yang berlangsung di sepanjang Jalan Mr Muhammad Hasan, setiap malam Minggu dan malam-malam lainnya. Suara knalpot blong, masyarakat setempat dan pengguna jalan mulai jenuh dengan kondisi itu, sehingga ada yang berencana melakukan tindakan dan perlawanan sendiri.

“Bila tidak ada sikap dari pihak berwajib, tidak tertutup kemungkinan warga akan marah dan melakukan tindakan sendiri. Hampir setiap malam Minggu saya lihat aksi balapan liar yang berlangsung di sana, tidak ada seorang pun yang menghentikan aksi mereka. Lalu, mirisnya pengguna jalan takut melintas kawasan itu, khawatir ditabrak oleh pembalap liar tersebut,” ungkap Fadhil.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SStMk SH melalui Kasat Lantas Kompol M Junaeddy Jhonny SIK mengatakan dalam waktu dekat ini segera mengambil tindakan menyikapi aksi balapan liar ini, di samping menertibkan yang tidak standar, seperti knalpot blong dan lampu rem yang transparan.

“Kami juga menerima keluhan ini dari tokoh masyarakat dan ulama. Kami minta kondisi ini harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama. Tapi, jangan ada tindakan anarkis dalam menertibkan aksi-aksi balapan liar ini,” ungkap Junaeddy.(mir) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id