12 Anggota Polres Positif Narkoba | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

12 Anggota Polres Positif Narkoba

Foto 12 Anggota Polres Positif Narkoba

LHOKSUKON – Sebanyak 12 anggota Polres Aceh Utara positif menggunakan narkoba. Hal itu diketahui berdasarkan hasil tes urine yang dilaksanakan di Mapolres setempat, 15-16 Maret 2016. Dari 12 orang tersebut, 10 orang di antaranya berpangkat brigadir dan dua lainnya berpangkat bintara tinggi. Sedangkan semua personel yang berpangkat perwira, hasilnya negatif.

“Tes urine yang kita adakan itu tak ada pemberitahuan kepada siapapun sebelumnya. Setelah perwira, bintara, dan brigadir berkumpul di Mapolres, saya perintakan tim kesehatan untuk memeriksa urine mereka. Saya juga ikut tes tersebut,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Achmadi kepada Serambi, kemarin.

Menurutnya, ke depan tes itu akan terus dilaksanakan sampai semua personel mengikutinya. “Tapi, waktunya kita rahasikan,” ujar Kapolres didampingi Kasubbag Humas AKP M Jafaruddin.

Bagi personel yang positif narkoba setelah tes urine, lanjut AKBP Achmadi, langsung diperiksa oleh petugas Profesi dan pengamanan (Propam). “Siapapun yang terlibat narkoba, termasuk anggota polisi tetap akan kita proses sesuai aturan hukum yang berlaku,” janjinya.

Polisi yang positif narkoba, lanjut Kapolres, nanti juga akan menjalani sidang kode etik. “Mereka akan diberi sanksi sesuai pelanggaran yang dilakukan. Sanksinya mulai skala ringan sampai terberat yaitu pemecatan. Ini komitmen Polres Aceh Utara dalam memberantas narkoba,” tegas Kapolres. Ditambahkan, hal itu diadakan untuk mengantisipasi agar tak ada personel Polres Aceh Utara yang terlibat narkoba.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhoksukon, Aceh Utara, T Rahmatsyah MH mengatakan, pihaknya berkerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lhokseumawe, Rabu (16/5) juga mengadakan tes urine terhadap delapan jaksa termasuk dirinya dan pegawai, serta petugas pengamaman di kantor tersebut.

“Apapun hasilnya nanti akan kita laporkan ke Kejati Aceh. Ini sesuai intruksi Kejaksaan Agung RI untuk membersihkan semua jaksa dan pegawai kita bebas dari penyalahgunaan narkoba. Saya yang pertama menjalani tes urine, setelah itu baru jaksa dan disusul pegawai,” kata Rahmatsyah kepada Serambi, kemarin.(jaf) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id