BPBD Aceh Tengah Bangun Parit Isolasi Gajah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

BPBD Aceh Tengah Bangun Parit Isolasi Gajah

BPBD Aceh Tengah Bangun Parit Isolasi Gajah
Foto BPBD Aceh Tengah Bangun Parit Isolasi Gajah

TAKENGON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah, akan segera membangun parit isolasi gajah di kawasan Ruk, Dusun Ayun Kampung Bergang, Kecamatan Ketol. Parit tersebut untuk mencegah masuknya kawanan gajah liar ke pemukiman warga.

Konflik antara gajah dengan warga di sejumlah kampung di Kecamatan Ketol, menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai. Gangguan hewan dilindungi itu kerap terjadi, sehingga masyarakat tidak bisa beraktivitas secara normal. Bahkan, areal perkebunan warga tak jarang menjadi sasaran kawanan gajah liar yang mengobrak abrik batang pisang, pohon pinang serta tanaman lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Thamrin Elasri, kepada Serambi, Jumat (7/7) mengatakan, dalam beberapa hari ke depan, pembuatan parit isolasi akan segera dilakukan, mengingat kondisi masyarakat yang sudah sangat terganggu dengan hadirnya kawanan gajah liar. “Insya Allah, dalam waktu tiga hari ini, sudah kita kerahkan alat berat,” kata Thamrin.

Dia menyebutkan, pembangunan parit isolasi merupakan penanganan darurat yang dilakukan BPBD karena melihat kondisi warga yang mulai resah akibat gangguan gajah. Berdasarkan laporan dari pihak Kecamatan Ketol, panjang parit isolasi yang harus segera dibangun sepanjang 1 kilometer. “Kalau tidak segera ditangani, masyarakat di daerah itu tidak bisa berkebun,” ujarnya.

Selain pembuatan parit isolasi, lanjut Thamrin, pihak BPBD sebelumnya telah memberikan bantuan awal, untuk proses penggiringan kawanan gajah liar keluar dari pemukiman warga di sejumlah dusun di Kecamatan Ketol. “Sedangkan untuk pembuatan parit isolasi ini, tentu ada mekanismenya. Tidak asal gali. Bila gajah terjatuh ke dalam parit, bisa keluar lagi. Tapi keluarnya tidak ke arah pemukiman warga,” jelas Thamrin.

Camat Ketol, Maimun, menambahkan, bila pembangunan parit isolasi tersebut, bisa dilakukan dalam waktu dekat, merupakan langkah yang sangat tepat, mengingat keberadaan gerombolan gajah liar saat ini sedang jauh dari pemukiman warga di Dusu Ayun, Kampung Bergang. “Sepekan sebelum lebaran, telah dilakukan penggiringan dan belum terlihat kembali ke kawasan Dusun Ayun. Makanya, kalau sekarang dibangun parit isolasi, waktunya sangat tepat,” paparnya.

Maimun mengharapkan kepada Pemerintah Aceh yang saat ini, dipimpin gubernur dan wakil gubernur yang baru, bisa menyelesaikan konflik antara gajah dengan warga di Kecamatan Ketol. “Masyarakat di Kecamatan Ketol, khususnya yang tinggal di kawasan yang sering didatangi gajah, berharap banyak kepada Pemerintah Aceh, untuk bisa membantu menyelesaikan persoalan ini,” pungkasnya.(my) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id