Irwandi Harus Mampu Bangun Komunikasi dengan Pusat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Irwandi Harus Mampu Bangun Komunikasi dengan Pusat

Irwandi Harus Mampu Bangun Komunikasi dengan Pusat
Foto Irwandi Harus Mampu Bangun Komunikasi dengan Pusat

BANDA ACEH – Pengamat Politik dan Hukum Aceh, Erlanda Juliansyah Putra, berharap pemerintahan Irwandi Yusuf-Nova Irinsyah mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat.

Komunikasi ini perlu dilakukan secara intens mengingat hingga saat ini masih ada beberapa Peraturan Pemerintah (PP) yang belum terealisasi sejak Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) disahkan 1 Agustus 2006.

“Dari 10 PP yang harus dibentuk pemerintah pusat hanya 5 PP yang baru terbentuk hingga saat ini. Sedangkan 5 PP lainnya masih terkendala pada persoalan substansi atau materi muatannya yang dianggap sudah tercantum dalam peraturan yang bersifat nasional, dan hanya membebani pemerintah kabupaten kota. Ini harus segera ditindaklanjuti di samping persoalan-persoalan lain yang juga penting,” katanya kepada Serambi, Selasa (4/7).

Belum lagi, dengan beberapa peraturan yang diwariskan oleh Pemerintahan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf yang juga memiliki nilai strategis bagi Aceh. Seperti persoalan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe yang masih diperdebatkan rumusannya terkait posisi Pemerintah Aceh, serta persoalan perlindungan Hak Asasi Manusia yang diejawantahkan melalui lembaga Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh (KKRA) yang masih harus mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat.

“Khusus terkait KEK, pemerintah Irwandi-Nova diharapkan dapat segera menentukan sikapnya, apakah PP ini harus dilanjutkan atau dievaluasi terlebih dahulu, karena memang persoalan KEK ini sangat penting bagi masa depan Aceh. Terlebih pasangan ini memiliki tekad yang sama dalam memikirkan kepentingan masyarakat Aceh. Tentu ini harus benar-benar dipikirkan jangan sampai nanti keliru dan merugikan masyarakat Aceh,” ujarnya.

Ia menilai, Pemerintahan Irwandi-Nova mampu menyelesaikan persoalan ini. Sebab pasangan ini diusung oleh kombinasi partai politik Aceh dan nasional yang notabenenya juga sebagai partai pendukung pemerintah yang berkoalisi dengan pemerintah pusat. Tentu ini menjadi peluang emas bagi pasangan Irwandi-Nova dalam menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat.

Terlebih lagi bila pasangan ini mampu meyakinkan Forum Bersama (Forbes) DPR-DPD RI untuk duduk bersama dan bersinergi dalam menyukseskan program pemerintahan Irwandi-Nova. “Tentu akan lebih baik lagi, karena memang ujung tombak kepentingan politik Aceh itu ada di Forbes, dan Forbes harus bersikap untuk mendukung pemerintahan ini, agar misi Irwandi-Nova dalam menjaga integritas nasionalisme dan keberlanjutan perdamaian dapat terwujud,” ujar Erlanda.(mas) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id