Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Gula | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Gula

Foto Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Gula

BANDA ACEH – Petugas Bea dan Cukai dibantu personel Polsek Ulee Lheue, Banda Aceh, menggagalkan penyelundupan puluhan sak gula ilegal dari Sabang via Pelabuhan Ulee Lheue, Selasa (15/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Selain memang telah dilarang masuk, gula-gula impor tersebut diduga telah kadaluarsa.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Banda Aceh, Dede Ferdian mengatakan, pencegahan masuknya gula-gula selundupan dari Sabang ke Banda Aceh itu, melibatkan petugas Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh dan Bea Cukai Banda Aceh serta Kepolisian.

“Sosialisasi dan imbauan telah sering disampaikan ke masyarakat agar tidak menyelundupkan gula impor dari Sabang ke Banda Aceh. Tapi, imbauan itu sama sekali tidak menyadarkan para penyelundup. Bahkan kondisi itu terus berlanjut,” sebut Dede yang dihubungi Serambi, Selasa (15/3).

Dede mengatakan gula ilegal yang digagalkan penyelundupannya kemarin dari Sabang ke Banda Aceh itu, ternyata telah berubah warna. Petugas Bea Cukai menduga gula tersebut telah kadaluarsa dan tidak layak lagi dikosumsi. “Warnanya telah berubah. Diduga telah expired (kadaluarsa). Kalau tetap dikosumsi tentu akan berdampak tidak baik bagi kesehatan,” ungkap Dede.

Ia menjelaskan untuk mengelabui petugas dan menutupi gula-gula impor itu yang diduga telah habis masa penggunaannya itu, mereka membungkus karung gula impor ilegal itu dengan karung yang baru. “Selain gula impor yang kedaluwarsa juga ditemukan gula rafinasi, yang tidak boleh dikosumsi, karena harus melalui proses pengelohan lagi baru dapat dikosumsi,” sebut Dede. (mir) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id