Suplai Air PDAM di Sabang Macet Sepekan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Suplai Air PDAM di Sabang Macet Sepekan

Foto Suplai Air PDAM di Sabang Macet Sepekan

* Masyarakat Kecewa

SABANG – Suplai air PDAM di Kota Sabang macet sudah mencapai sepekan. Akibatnya, masyarakat sangat kecewa karena harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih.

Sejumlah pelanggan PDAM kepada Serambi, Selasa (15/3) mengatakan, sduah sepekan air PDAM tidak mengucur. Biasanya air PDAM yang dijatahi dua hari sekali itu mengucur hingga 4-5 jam. Tapi selama dalam sepakan ini air hanya mengalir dua jam saja.

Kondisi ini, jelas tidak mencukupi untuk kebutuhan di rumah tangga. Apala lagi sekarang daerah itu sedang dilanda musim kemarau. Kondisi ini jelas sangat merugikan, karena untuk kebutuhan mandi, mencuci warga harus mengeluarkan biaya yang besar untuk membeli air dari mobil tangki dengan harga Rp 35.000/tangki isi 1.000 liter.

“Kami sudah seminggu tak dapat air secara lancar. Air PDAM itu hanya mengucur satu jam dalam dua hari,”kata Emka Muntadhir, salah seorang pelanggan PDAM di Gampong Cot Ba’U.

Hal senada juga disampaikan Darman, warga Bakaran Batu, yang mengaku akibat tidak maksimalnya distribusi air PDAM selama sepekan ini, pihaknya terpaksa mandi dan mencuci ditempat yang berjauhan, yakni di kolam mata air di Gampong Anoi Itam. Sementara untuk keperluan memasak dan air minum ia harus membeli air isi ulang dari depot air minum dengan harga Rp 5.000/galon.

Sementara Direktur PDAM Tirta Aneuk Laot, Cut Faisal, yang dihubungi siang kemarin mengaku bahwa dalam beberapa hari terakhir suplai air ke rumah pelanggan tidak maksimal. Hal ini disebabkan karena pipa transmisi patah akibat adanya pengerukan pasir di kawasan Tanoh Buju.

Begitupun, pihaknya berjanji dalam tiga atau empat hari ini distribusi air PDAM ke rumah pelanggan akan lancar kembali. “Kini pipa yang patah itu sedang diperbaiki. Dalam waktu dekat distribusi air kembali lancar,”katanya.(az) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id