Payung MRB Dirakit di Bekasi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Payung MRB Dirakit di Bekasi

Foto Payung MRB Dirakit di Bekasi

* Rekanan Buka Akses untuk DPRA

BANDA ACEH – PT Waskita Karya sebagai rekanan pembangunan perluasan Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, memberikan akses kepada publik, DPRA, dan pers untuk mengawasi proses pembangunan pmasjid tersebut.

“ Kepada pihak yang ingin masuk ke kompleks pembangunan tolong melapor ke pos jaga, beritahu identitas diri dan tujuan ingin masuk kompleks. Satpam akan memberikan bed untuk masuk,” kata Direktur Operasional PT Waskita Karya, Adi Wibowo kepada Serambi usai rapat tertutup dengan Komisi IV DPRA, di Gedung Serbaguna DPRA, Selasa (15/3).

Adi Wibowo mengatakan, kehadirannya ke gedung DPRA, atas undangan Ketua DPRA, Muharuddin, untuk memberikan penjelasan kepada Komisi IV DPRA yang membidangi pembangunan tentang progres atau kemajuan dari pembangunan MRB yang telah berjalan setahun lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Waskita Karya menjelaskan progres pembangunan MRB yang telah dilakukan dan tahapan pekerjaan ke depan yang akan dilakukan. Program pembangunan fisik yang telah dilakukan, realisasai fisiknya sudah mencapai 27 persen, atau sudah surplus 4 persen, dari target bulan ini 23 persen.

Disebutkan, payung besar sebanyak 12 unit saat ini pembuatannya sedang di rakit di Bekasi. Katanya, terpal payungnya harus diimpor dari Jerman. Kepada anggota DPRA yang ingin melihat perakitan payung di Bekasi juga dipersilakan oleh rekanan tersebut.

Ketua Komisi IV DPRA, Tgk Anwar Ramli sekretaris dan anggotanya mengatakan, DPRA tidak ingin anggaran untuk penambahan fasilitas MRB senilai Rp 458 miliar dikerjakan asal jadi. Katanya, pengawasan akan terus dilakukan hingga pembangunan masjid itu rampung.

Kepala Dinas Cipta Karya Aceh, Ir Zulkifli mengatakan, progres pekerjaan pembangunan parkir bawah tanah, tempat wudhu MRB masih tetap diawasi. “Kita harapkan, target pembangunannya, bisa selesai tepat waktu akhir Juni 2017,” ujar Zulkifli.(her) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id