Forkab Wilayah III yang Minta Mualem Tengahi Insiden Bardan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Forkab Wilayah III yang Minta Mualem Tengahi Insiden Bardan

Foto Forkab Wilayah III yang Minta Mualem Tengahi Insiden Bardan

TAKENGON – Pernyataan Juru Bicara Forkab Aceh, Joni Singa Temieng yang tidak menerima Wagub Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem disebut sebagai penengah dalam kasus pemukulan anggota DPRA, Bardan Sihidi ditanggapi oleh Koordinator Wilayah III Forkab, Salman dengan menandaskan, “Apa yang dilakukan Mualem bukan inisiatif beliau tetapi permintaan kami kepada Mualem (untuk menjadi penengah) demi untuk kebaikan semua.”

Salman kepada Serambi, Selasa (15/3) mengatakan, permintaan agar Wagub Aceh Muzakir Manaf menjadi penengah dalam kasus pemukulan anggota DPRA, Bardan Sahidi merupakan inisiatif sejumlah pengurus Forkab di empat kabupaten di wilayah tengah Aceh.

“Ini perlu kami sampaikan agar tidak ada yang salah persepsi. Kami yang meminta Mualem menjadi penengah, bukan inisiatif dari wagub,” kata Salman.

Menurut Salman, pihaknya berterima kasih dengan sikap Mualem karena mau merespons permintaan mereka menjadi penengah dalam kasus itu. Fakta di lapangan, kehadiran Mualem menjadi penengah telah memberikan dampak positif terhadap kasus tersebut sehingga semakin memberikan titik terang terhadap proses perdamaian kedua belah pihak. “Jadi, kita harap tidak ada yang salah persepsi dengan persoalan ini. Tujuannya demi kebaikan untuk semua,” paparnya.

Paska adanya mediasi damai antara kedua pihak, prosesnya akan dilanjutkan dengan acara adat, yaitu tepung tawar yang akan dilaksanakan Rabu 16 Maret 2016 di Kampung Dedalu, Kecamatan Lut Tawar. “Perdamaian ini ibarat pepatah Gayo, kemung berpenumpu, luke bersalin, si tue mujadi abang, si mude mujadi adik. Maknanya, kedua belah pihak akan menjadi saudara,” sebut Salman.

Wakil Ketua Forkab Provinsi Aceh, Dailami menjelaskan, permintaan Forkab empat kabupaten di wilayah tengah Aceh agar mau menjadi penengah, karena para pengurus organisasi itu sebelumnya berkomitmen mendukung Muzakir Manaf maju menjadi Calon Gubernur Aceh di Pilkada 2017. “Memang atas dasar dukungan itu, makanya kami mau meminta Mualem jadi penengah di kasus pemukulan tersebut,” paparnya.

Menurut Dailami, Pengurus Forkab yang telah memberikan dukungan untuk Mualem di antaranya Ketua Forkab Aceh Tengah Muhammad Syafi’i, Ketua Forkab Bener Meriah Salman, Ketua Forkab Gayo Lues Ahmad Yani, dan Ketua Forkab Kutacane (Aceh Tenggara) Ican alias Olom. “Selain kami mendukung Mualem, juga sangat berterima kasih lantaran beliau sudah mau menjadi penengah dalam persoalan ini,” pungkasnya.(my) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id