Hilang Kendaraan di Parkiran Bisa Gunakan Dasar Putusan MA untuk Minta Ganti Rugi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Hilang Kendaraan di Parkiran Bisa Gunakan Dasar Putusan MA untuk Minta Ganti Rugi

Hilang Kendaraan di Parkiran Bisa Gunakan Dasar Putusan MA untuk Minta Ganti Rugi
Foto Hilang Kendaraan di Parkiran Bisa Gunakan Dasar Putusan MA untuk Minta Ganti Rugi

URI.co.id, BANDA ACEH – Berita kehilangan mobil Toyota Rush BL 778 AN milik Sulaiman Ibrahim di area parkir RSUZA Banda Aceh, Senin tengah malam sekitar pukul 00.00 WIB, (25/6/2017) mendapat tanggapan dari berbagai kalangan.

Seorang pembaca URI.co.id menanggapi berita tersebut dengan mengirim link berita dari laman intilandasparkir.com yang bersumber dari laman http://hukum.kompasiana.com edisi 03-08-2012 berjudul; Keputusan MA Mewajibkan Pengelola Parkir Ganti Rugi Kehilangan Kendaraan di Parkiran.

Bagi Anda yang pernah kehilangan kendaraan di parkiran, baik sepeda motor atau mobil, bisa menggunakan dasar putusan Mahkamah Agung (MA) untuk minta ganti rugi ke pengelola parkir.

Hal ini tertuang dalam putusan Peninjauan Kembali (PK) tertanggal 21 April 2010 bahwa setiap penyedia layanan parkir wajib mengganti kendaraan yang hilang dengan sejumlah uang senilai kendaraan yang hilang.

Putusan ini berdasarkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) perkara 124 PK/PDT/2007 yang diajukan oleh Secure Parking.

Secure Parking mengajukan PK atas putusan Kasasi yang memenangkan gugatan konsumennya, Anny R. Gultom, untuk dibebaskan dari kewajiban membayar ganti rugi.

Namun putusan PK yang dinakhodai oleh tiga orang Hakim Agung, M Imron Anwari (ketua majelis hakim), Timur Manurung, dan Hakim Nyakpha menguatkan putusan Kasasi yaitu Secure Parking harus mengganti kendaraan yang hilang.

Secure Parking harus membayar mobil hilang senilai Rp 60 juta.

Keputusan yang bersifat mengikat ini mewajibkan pengelola parkir untuk mengganti semua bentuk kehilangan di lahan parkir, termasuk di dalamnya kendaraan, helm, isi dalam mobil, dan segala sesuatu yang hilang.

Penggantian kerugian harus sesuai dengan nilai barang yang hilang atau rusak.

Dengan putusan tersebut maka pengelola parkir sekarang tidak dapat lagi berlindung dengan klausul baku yang sepihak terkait pengalihan tanggung jawab.

Contoh yang paling sering ditemukan yaitu pada karcis parkir yang mengklaim bahwa “segala kehilangan dan kerugian menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan”.

PK ini otomatis menguatkan tiga putusan di bawahnya yaitu putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, putusan Pengadilan Tinggi Jakarta, dan Putusan Mahkamah Agung.

Dengan putusan ini maka telah menjadi yurisprudensi dan wajib ditaati oleh pengelola parkir di wilayah hukum Republik Indonesia.

Maka, jika Anda kehilangan kendaraan di parkiran, Anda bisa minta ganti rugi. Apabila pengelola parkir mengelak dan berdalih tidak mau bertanggungjawab, maka putusan MA bisa menjadi acuan bagi Anda sebagai landasan hukum untuk menggugat.

Namun bukan berarti Anda boleh tidak hati-hati untuk pengamanan ganda kendaraan Anda di parkiran.

Kewaspadaan itu mutlak, karena penggantian kerugian hanya akan diberikan bila terbukti kesalahan ada pada pihak pengelola parkir. (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id