Selamat Idul Fitri, Lebaranlah Sesuai Sunah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Selamat Idul Fitri, Lebaranlah Sesuai Sunah

Selamat Idul Fitri, Lebaranlah Sesuai Sunah
Foto Selamat Idul Fitri, Lebaranlah Sesuai Sunah

Allahu akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, Walillahi Alhamdu…

Esok hari takbir mulai menggema seantero negeri, tahlil dan tahmid berkmumandang menyambut datangnya hari kemenangan, Idul Fitri 1438H.

Semarak terasa di setiap kampung tempat kita bermula, semua berkumpul di hari yang fitri. Dari jauh mereka kembali, menyemai rindu di kampung halaman bersama sanak, saudara, dan keluarga tercinta. Jalinan shilaturrahmi kembali bersemi dalam lantunan takbir dan tahlil.

Idul Fitri memang hadir setiap tahun, dengan suasana berbeda dan masa yang terus berganti, tetapi semangat kemenangan itu tidak pernah berubah dari masa ke masa.

Hari kemenangan Idul Fitri hanya bagi mereka yang benar-benar menjaga diri saat Ramadhan berlangsung. Kemenangan pantas diraih bagi mereka yang semangat menggapai derajat taqwa di sisi Allah Swt. Idul Fitri bukan akhir dari masa pengekangan nafsu selama puasa sebulan lamanya, ianya merupakan awal kesucian itu kembali bermula. Maka berbahagialah mereka yang menyucikan jiwa selama Ramadhan, dan merugilah mereka yang mengotorinya kembali setelah kemenangan itu tiba.

Idul Fitri sejatinya menjadi momentum memulai kembali meraih kesucian jiwa, bukan malah menjadikannya hari ‘berbalas’ dari pengekangan nafsu di bulan Ramadhan. Jika hal ini ditaati dengan seksama, maka kita tidak akan mendengar dan membaca kabar banyak orang ‘tumbang’ di hari kedua dan seterusnya setelah Idul Fitri karena melepas nafsu memaksa makan berlebihan di kenduri hari raya.

Sesungguhnya, Nabi Muhammad Saw telah mewasiatkan kepada kita agar kesucian itu terpelihara dengan menjaganya kembali dalam puasa enam hari di bulan Syawal setelah hari raya. Ini menjadi latihan untuk kembali mempertahankan dan membiasakan jiwa yang telah bersih untuk mengistiqamahkan ibadah sunah di luar Ramadhan. Karena ini perintah Nabi maka kita wajib melaksanakannya dengan penuh keridhaan dan berharap ampunan Allah Swt. Sebagaimana telah disabadkan Nabi “Barang siapa mengerjakan puasa enam hari di bulan Syawal berarti ia telah berpuasa setahun penuh.” (HR.Muslim, Abu Daud, At Tarmizi, Nasa’i, dan Ibnu Majah).

Nah, anjuran puasa enam hari setelah hari kemenangan menjadi kabar gembira bagi kita, bahwa derajat taqwa itu sempurna digapai setelah puasa jika setiap muslim mampu menjaga amaliah sunah dan perintah wajib lainnya di sebelas bulan berikutnya sebelum puasa tahun depan tiba.

Mari saling memaafkan, beridulfitrilah sesuai sunah Nabi, tidak euforia dan berlaku konsumtif berlebih yang akan menurunkan kadar pahala puasa yang sudah kita jalan sebelumnya.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438H, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum. Mohon Maaf Lahir dan Batin. (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id