Pemudik Lintas Barat Harus Lebih Hati-hati | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemudik Lintas Barat Harus Lebih Hati-hati

Pemudik Lintas Barat Harus Lebih Hati-hati
Foto Pemudik Lintas Barat Harus Lebih Hati-hati

* Banyak Ternak Berkeliaran di Jalan

PIMPINAN DPRA dan pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh, Kamis (22/6) kemarin, melakukan pemantauan terhadap kesiapan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2017 di lintas barat Aceh. Dari pemantauan, persiapan pengamanan jalur mudik di lintas barat-selatan Aceh, yang dipersiapkan oleh masing-masing polres bersama tim kesehatan, komunikasi, dan lainnya sudah sangat memadai.

Contohnya, persiapan pelayanan mudik yang dilakukan Polres Aceh Jaya, di wilayah hukumnya, mulai dari Lamno-Calang-Teunom, terdapat satu pos pelayanan mudik dan dua pos pengamanan mudik.

Pos pelayanan mudik 2017 yang dibuat Polres Aceh Jaya ini berada di pinggir jalan di lintasan jalan nasional dekat dengan RSU Teuku Umar, Calang. Pos ini dilengkapi dengan semua semua peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan evakuasi korban, jika terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas dan bencana alam.

Di pos ini juga terdapat perlengkapan komunikasi bersama petugas RAPI dan Orari, ambulans bersama petugas medisnya, serta alat berat bersama truk pengangkut tanah dan operatornya.

Dari ketersediaan peralatan di pos ini, terlihat Polres Aceh Jaya sudah mempersiapkan segala sesuatu jika sewaktu-waktu terjadi peristiwa luar biasa di lintasan jalan nasional dari Teunom-Calang-Lamno. Dua pos pengamanan mudik juga disiagakan untuk bisa cepat memberikan pertolongan jika terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Kendati semua perangkat bantuan kemanusiaan telah disediakan pada posko pelayanan dan pengamanan mudik 2017, tapi kehati-hatian dari pemudik dalam mengenderai kenderaan sepeda motor maupun mobilnya sangat diperlukan. Sehingga bisa mencegah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas, pada saat berlangsung arus mudik dan arus balik,” kata Wakil Ketua I DPRA, Drs H Sulaiman Abda MSi kepada wartawan, saat meninjau pos pelayanan mudik Lebaran Idul Fitri 2017 di Calang, Aceh Jaya, Kamis (22/6).

Gangguan ternak
Kapolres Aceh Jaya AKBP Eko Purwanto, dalam laporannya kepada Wakil Dirlantas Polda Aceh, Ery Apryono, mengatakan, dari pengalaman dan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada musim mudik tahun-tahun sebelumnya, lebih banyak diakibatkan gangguan ternak yang melintasi jalan.

Ia mencontohkan, jika ada 10 peristiwa kecelakaan lalu lintas, sebanyak tujuh kasus disebabkan oleh gangguan ternak, sedangkan tiga kasus lainnya karena kondisi kenderaan, kelalaian pengemudi, atau karena sopir mengantuk.

Karena faktor penyebab kecelakaan lebih banyak disebabkan oleh gangguan ternak yang melintas di atas badan jalan, kehati-hati dari pengemudi, sangat diperlukan. Jika telah merasa lelah dan ngantuk, istrahat lah, kata Kapolres.

Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda juga menyarankan kepada pemudik untuk memanfaatkan berbagai fasilitas di pos pelayanan dan pengamanan yang disediakan Polres di pinggir jalan nasional. Beristrahat, kata Sulaiman Abda, cara yang paling efektif untuk mencegah terjadikan kasus kecelakaan.

Karena, kalau memaksakan kehendak dengan kondisi fisik yang sudah lelah, akan membuat pengemudi tidak fokus. “Terlambat tiba, tapi selamat di tempat tujuan, itu lebih baik,” ujar Sulaiman Abda. (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id