Ghazali Abbas Sampaikan soal Dana Desa ke Menkeu | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ghazali Abbas Sampaikan soal Dana Desa ke Menkeu

Ghazali Abbas Sampaikan soal Dana Desa ke Menkeu
Foto Ghazali Abbas Sampaikan soal Dana Desa ke Menkeu

JAKARTA – Keluhan dan aspirasi keuchik atau kepala desa terkait penggunaan dana desa dilaporkan senator Aceh Ghazali Abbas Adan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dengan Menkeu dan Bappenas di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6).

Ghazali Abbas yang baru kembali dari reses di Aceh, menyatakan, pihaknya memperoleh banyak keluhan dan aspirasi dari para kepala desa di Aceh terkait dana desa. “Apa yang saya sampaikan ini merupakan aspirasi kepala desa di Aceh,” kata Ghazali Abbas mengawali laporannya.

Ada empat hal yang diutarakan. Pertama, tumpang tindihnya aturan penggunaan dana desa karena harus dikoordinasikan oleh empat kementerian, yakni Menteri Keuangan, Menteri Desa, Menteri Dalam Negeri dan Bappenas.

“Dibutuhkan sebuah buku pintar penggunaan dana desa, sehingga kepala desa tidak bingung soal penggunaan dana tersebut,” kata Ghazali Abbas.

Disebutkan, sampai saat ini belum diperoleh petunjuk yang jelas mengenai hal itu. Ghazali menyarankan Pemerintah Pusat perlu melakukan pelatihan kepada para kepala desa dengan sumber dana pelatihan dari Pusat. Kedua, diperlukan standarisasi gaji kepala desa. “Terus terang kepala desa mengeluhkan rendahnya gaji mereka, sementara, dana yang dikelola begitu besar,” ujar Ghazali.

Keluhan lain berasal dari inspektorat, yang tidak memiliki tenaga yang cukup untuk mengaudit dana desa. “ Personil inspektorat sangat terbatas. Sedangkan cakupan kerjanya begitu luas,” lanjut Ghazali. Inspektorat yang tergabung dalam Aparat Pemeriksa Instansi Pemerintahan (APIP) menurut Ghazali Abbas disarankan berada di bawah koordinasi Pemerintahan Provinsi Aceh. “Ada semacam kurang nyaman apabila mereka berada di bawah bupati,” tambah Ghazali Abbas Adan. (fik) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id