Hindari Jadi Korban Lantas Secara Sia-sia | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Hindari Jadi Korban Lantas Secara Sia-sia

Hindari Jadi Korban Lantas Secara Sia-sia
Foto Hindari Jadi Korban Lantas Secara Sia-sia

Setiap tahun, terutama di bulan Ramadhan menjelang lebaran selalu saja ada korban yang meninggal dunia secara sia-sia akibat terjadi kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan raya. Anehnya, angka kecelakaan itu bukannya menurun, tetapi setiap tahunnya malah terus bertambah.

Saat ini, sudah puluhan jiwa tercacat menjadi korban lantas, terutama di sepanjang jalan nasional pantai barat Aceh, dan juga timur utara. Peristiwa tersebut biasanya terjadi pada dini hari, setelah subuh, dan tengah malam. Penyebabnya rara-rata karena sopir mengantuk akibat kelelahan.

Dan, rata-rata kasusnya adalah minibus menabrak truk. Baik itu terjadi secara laga kambing maupun menghantam truk yang sedang parkir. Untuk kasus laga kambing pengemudi biasanya mencoba mendahului kendaraan di depannya, tetapi justru menghantam kendaraan lainnya yang muncul berlawanan arah.

Dalam kasus ini biasanya korban langsung meninggal di lokasi. Kalau pun ada yang masih hidup, maka hampir bisa dipastikan yang bersangkutan justru mengalami cacat permanen, seperti patah kaki dan sebagainya.

Sebenarnya, upaya untuk menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas pada masa mudik menjelang Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah ini, telah dilakukan secara maksimal oleh Polda Aceh. Termasuk bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Aceh, jajaran Polres Kabupaten/Kota, Dishubkomiltel Kabupaten/Kota, Jasa Raharja, serta pihak terkait lainnya.

Upaya antisipasi tersebut, antara lain dilakukan melalui pemasangan tambahan rambu lalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan di Aceh. Juga membuka pos khusus di ruas jalan yang dinilai sangat rawan kecelakaan lalu lintas.

Misalnya, pada jalur Banda Aceh-Pidie, Polres Aceh Besar bersama intansi terkait lainnya membuka pos pengamaman arus transportasi di kawasan turunan jalan Seunapet, Saree, Aceh Besar.

Kondisi yang sama juga dilakukan Polres Aceh Besar dan instansi terkait lainnya, pada kawasan jalan Gunung Geurute, Paro dan Kulu, yang berbatasan dengan Aceh Jaya, yang selama ini juga dinilai sangat rawan kecelakaan. Tujuannya agar dengan adanya penempatan pos pengamaman tersebut pengemudi kendaraan yang melintas di rute jalan rawan kecelakaan lalu lintas itu bisa menjadi lebih hati-hati lagi.

Namun, kenyataannya adalah sekeras apa pun bantuan yang diberikan oleh petugas dimaksud belum bisa membuat pengendara untuk menghindar dari kecelakaan fatal yang berakibat pada jatuhnya korban secara sia-sia. Penyebabnya, ya itu tadi, lebih banyak dipengaruhi oleh sikap pengguna jalan raya yang tidak bisa disiplin.

Kasus ini tentu saja sangat mengkhawatirkan kita semua. Saat-saat Ramadhan atau menjelang lebaran yang seharusnya kita bisa berkumpul bersama keluarga untuk saling memaaf-maafkan, tetapi justru berubah menjadi duka lara. Ada keluarga kita yang harus pergi selama-lamanya di hari yang bahagia ini.

Semoga mereka yang telah pergi untuk selama-lamanya itu mendapat pahala syahid. Amin… (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id