Panitia Konser Bergek tak Boleh Gelar Even | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Panitia Konser Bergek tak Boleh Gelar Even

Foto Panitia Konser Bergek tak Boleh Gelar Even

* Harus Minta Maaf Dimedia

BANDAACEH – Pemko Banda Aceh, Senin (14/3) menjatuhkan sanksi terhadap pihak penyelenggara konser Bergek pada Sabtu (12/3) malam, di Taman Ratu Safiatuddin yaitu, Juliadi, warga Darul Imarah, Aceh Besar, yaitu dua tahun tak boleh gelar even dan harus minta maaf di media. Namun, sanksi yang diberikan itu hanya bersifat pada perseorangan (pribadi) bukan untuk perusahaan penyelenggara atau event organizer (EO).

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’auddin Djamal kepada Serambi mengatakan, sanksi larangan menggelar kegiatan hiburan di Banda Aceh sebagai efek jera. Karena penyelenggara tidak mengindahkan aturan Pemko Banda Aceh, yang mengharuskan setiap kegiatan hiburan memisahkan penonton laki-laki dan perempuan.

Menurut Illiza, saat mengajukan izin ke Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) Kota Banda Aceh, penyelenggara telah membuat pernyataan tertulis akan memenuhi aturan syariat Islam serta syarat-syarat keramaian di Banda Aceh.

“Padahal mereka sudah menyatakan bahwa penonton maupun pemegang peran pertunjukan tidak akan bercampur antara laki-laki dengan perempuan. Namun karena melanggar aturan maka kita berikan sanksi tegas,” ujar Illiza.

Penyelenggara juga diminta membuat permintaan maaf di media, karena telah melanggar aturan di Banda Aceh. Sanksi itu diputuskan setelah sejumlah instansi dibawah jajaran Pemko Banda Aceh melakukan rapat, pada Senin (14/3) sore di Balai Kota Banda Aceh. yang terdiri atas KPPTSP, Satpol PP dan WH, Dinas Syariat Islam serta Sekretarian Pemko Banda Aceh.

Illiza menyatakan, kejadian itu akan menjadi pelajaran bagi semua pihak serta memperbaiki SOP pelaksanaan acara hiburan. Menurutnya, Pemko Banda Aceh akan mendukung setiap kegiatan seni, namun dengan syarat tidak mengabaikan aturan syariat Islam di Banda Aceh. (mun) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id