KMP Teluk Sinabang Berlayar Kembali | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

KMP Teluk Sinabang Berlayar Kembali

KMP Teluk Sinabang Berlayar Kembali
Foto KMP Teluk Sinabang Berlayar Kembali

MEULABOH-Setelah sebulan lebih naik dok, kapal motor penyeberangan (KMP) Teluk Sinabang, Minggu (18/6), mulai kembali berlayar rute Meulaboh-Sinabang. Selain itu, untuk jadwal keberangkatan Meulaboh-Sinabang pun bertambah menjadi tiga kali dalam sepekan.

Amatan Serambi, Minggu kemarin, KMP Teluk Sinabang merapat di Pelabuhan Samatiga Aceh Barat pada pukul 08.00 WIB. Sekitar pukul 14.00 WIB kapal tersebut kembali berlayar ke Sinabang, Simeulue, dengan membawa penumpang dari darat ke pulau itu. Sebelumnya, puluhan kendaraan roda empat, dua, dan enam berantrean di pelabuhan yang mulai difungsikan pada Agustus 2016 lalu itu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pelabuhan Penyeberangan Samatiga Dinas Perhubungan Aceh Barat Zulkifli mengatakan, kapal Teluk Sinabang sudah kembali berlayar setelah sebulan terakhir naik dok di Medan, Sumatera Utara. Aktivitas di Pelabuhan Samatiga sebelumnya juga terhenti. “Dengan aktif kembali KMP Teluk Sinabang, maka pelayaran Meulaboh-Sinabang kembali normal,” katanya.

Dia mengakui bahwa jumlah penumpang dan kendaraan yang dibawa dengan KMP Teluk Sinabang meningkat terutama jelang Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah. Sebelumnya warga yang ingin ke Sinabang terpaksa menggunakan pelabuhan lain di Aceh Selatan.

Zulkifli menambahkan, dalam bulan Juni 2017, jadwal keberangkatan Meulaboh-Sinabang juga bertambah dari sebelumnya dua kali dalam sepekan kini menjadi tiga kali. Jadwal pelayaran meliputi hari Selasa, Jumat, dan Minggu. “Jadwal sudah bertambah dan sama seperti akhir tahun 2016 yang lalu,” katanya.

Dikatakan, penambahan jadwal pelayaran Meulaboh-Sinabang disambut gembira oleh kalangan penumpang dan warga dari Meulaboh tujuan Sinabang atau sebaliknya. Terlebih jadwal ini bertambah jelang Lebaran, yang jumlah penumpang terjadi peningkatan tajam. Kepala UPTD Pelabuhan Penyerangan Samatiga itu menambahkan, keberadaan bangunan kantor di kompleks Pelabuhan Samatiga sejauh ini masih belum difungsikan. Pasalnya, alat-alat kantor belum tersedia sejak dioperasionalkan penggunakan pelabuhan pada Agustus 2016. “Harapan kita, alat-alat kantor segera terealisasi,” demikian Zulkifli.(riz) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id