Petugas Rutan Tangkap Dua Tahanan Saat Nyabu | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Petugas Rutan Tangkap Dua Tahanan Saat Nyabu

Petugas Rutan Tangkap Dua Tahanan Saat Nyabu
Foto Petugas Rutan Tangkap Dua Tahanan Saat Nyabu

* Kakanwil Kemenkumham Tinjau Rutan Bireuen

BIREUEN – Petugas Rutan Cabang Bireuen menangkap dua tahanan yang sedang mengkonsumsi sabu-sabu di ruang sel rutan tersebut, Rabu (14/6) malam. Kedua tahanan itu adalah Mun (28), asal Kecamatan Jeumpa, dan Ram (41) asal Kecamatan Pandrah, Bireuen. Kin keduanya sudah diamankan Polres Bireuen untuk pengelidikan lanjutan.

Kepala Rutan Cabang Bireuen, Sofyan SH kepada Serambi mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi salah satu narapidana (napi) di barak 12 sekitar pukul 20.30 WIB, tentang adanya napi dan tahanan yang sedang mengonsumsi sabu-sabu. Lalu petugas menggeledah dan menemukan dua tahanan sedang mengkomsumsi sabu.

Setelah mengamankan kedua tahanan dan barang bukti, kata Sofyan, sekitar pukul 21.55 WIB pihaknya memberitahukan penangkapan itu ke Kasat Narkoba Polres Bireuen Iptu Novrizal SH. Pukul 22.10 WIB, Kasat Narkoba bersama tim Opsnal Narkoba tiba di Rutan Bireuen, lalu membawa dua tahanan itu ke Mapolres.

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SE SH melalui Kasat Narkoba, Iptu Novrizal mengatakan, barang bukti yang diamankan yaitu satu alat hisap/bong sabu, satu kaca pirek, tiga paket kecil narkoba jenis sabu, satu HP Samsung, satu HP Huawei, dua HP Nokia, satu HP Kito dan satu kotak plastik transparan.

Menurutnya, penangkapan kedua tahanan tersebut merupakan langkah dan upaya yang dilakukan oleh petugas untuk memberantas peredaran narkoba di Rutan Cabang Bireuen. Selain itu, untuk memberikan efek jera terhadap napi lainnya, agar tidak mengonsumsi dan mengedarkan sabu-sabu di rutan.

Sementara itu, sore kemarin, Kakanwil Kemenkumham Aceh, Gunarso mengingatkan seluruh napi dan tahanan atau warga binaan Rutan Cabang Bireuen, untuk selalu menjaga keamanan dan ketentraman di rutan. Hal itu ia sampaikan dalam kunjungan silaturahmi sekaligus memantau pelaksanaan hak-hak atau pelayanan warga binaan rutan tersebut selama puasa.

Gunarso didampingi Kepala Rutan Bireuen Sofyan SH menyerahkan Alquran dan Tafsir kepada warga binaan rutan. Pada kesempatan itu, Gunarso juga memohon pemerintah daerah menyediakan lahan untuk relokasi Rutan Bireuen. “Rutan Bireuen sudah lama melebihi kapasitas. Sudah sangat layak direlokasi ke tempat yang lebih luas dan di luar Kota Bireuen,” kata Gunarso.(c38) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id