Penjara Sinabang tak Layak Huni | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Penjara Sinabang tak Layak Huni

Foto Penjara Sinabang tak Layak Huni

* Berdinding Kayu, Berpagar Kawat

SINABANG – Kondisi Cabang Rutan (Cabrutan) Sinabang, Kabupaten Simeulue yang dibangun pada masa BRR tahun 2006 di Suak Buluh, Simeulue Timur dinilai tak layak huni. Tempat pembinaan para narapidana itu dilaporkan berdinding kayu dan berpagar kawat.

Wakil Bupati Simeulue Hasrul Edyar mengatakan hal itu dalam pertemuan dengan Kakanwil Kemenkumham Aceh Suwandi MH, ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah itu, Senin (14/3). Hasrul meminta agar Cabrutan itu direhab agar para narapidana menempati bangunan yang layak. Permintaan pembangunan Cabrutan tersebut, katanya, sangat beralasan karena selama ini narapidana menempati ruang tidak layak pakai karena hanya berdinding kayu dan berpagar kawat.

Selain itu kondisinya juga dipenuhi semak belukar, apalagi banyak bangunannya sudah retak karena terlalu lama tidak difungsikan.

“Bangunan Rutan Sinabang yang dibangun masa BRR dulu kita minta direhab supaya bisa dihuni para narapidana. Cabang Rutan yang dihuni napi saat ini tidak layak pakai lagi,” kata Hasrul kepada Serambi seusai pertemuan yang turut dihadiri unsur Forkopimda. Pihak KanwiKemenkumham Aceh merespons baik usulan itu dan akan mengupayakan untuk membangun kembali Cabang Rutan Sinabang.

Pada kesempatan Wakil Bupati Simeulue Hasrul Edyar juga menyampaikan agar di daerah itu dibangun Pos Imigrasi untuk mendekatkan pengawasan warga asing yang berlibur di Simeulue. Sebab, selama ini pengawasan terhadap orang asing di Simeulue belum maksimal lantaran petugas Imigrasi harus datang ke Simeulue.

Selain melakukan pertemuan dengan pihak Cabang Rutan (Cabrutan) Sinabang, petugas Kanwil Kemenkumham Aceh yang juga didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Muji Raharjo S juga melakukan inspeksi dan menggeledah para penghuni Cabang Rutan Sinabang. Hasil inspeksi itu petugas menemukan puluhan barang yang tak seharusnya dibawa napi ke dalam kamar. Puluhan barang tersebut disita petugas karena dapat membahayakan penghuni di dalam.(sm) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id