Kobar-GB: Kembalikan Uang Guru Honor | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kobar-GB: Kembalikan Uang Guru Honor

Kobar-GB: Kembalikan Uang Guru Honor
Foto Kobar-GB: Kembalikan Uang Guru Honor

* Rp 22,8 Juta Hasil Pungli Tahun Lalu

MEUREUDU – Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Aceh mendesak Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pidie Jaya (Pijay) segera mengembalikan tunjangan fungsional 38 tenaga honor guru Taman Kanak-kanan (TK) degnan total Rp 22,8 Juta yang dipotong oleh oknum pegawai bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS)

“Kadisdik Pijay, Saifullah M Rasyid harus segera mengembalikan hak 38 guru honorer TK ini, atau kami laporkan ke Saber Pungli,” kata Ketua Kobar GB Aceh, Sayuti Aulia, Selasa (13/6). Pihak Kobar GB memberikan batas waktu sepuluh hari untuk pengembalian uang hasil pungli pada tahun 2016 lalu itu.

Menurut Sayuti, pungutan itu terjadi 1 Juli tahun 2016 lalu, atau lima hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H. Saat itu, petugas bidang PLS Disdik Pijay menginformasikan kapada 38 orang guru honorer PAUD/TK bahwa dana tunjangan fungsional milik mereka dari APBN yang khusus diberikan Kemendikbud kepada para guru PAUDITK honorer yang telah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) sudah masuk ke rekening masing-masing guru sebesar Rp 1.600.000, untuk enam bulan bagi setiap guru.

Kemudian oknum Disdik Pijay tersebut meminta para guru yang sudah mencairkan dana tersebut menyerahkan sebesar Rp 600.000 kepada petugas Disdik Bidang PLS yang ditunjuk mengurusi dana tersebut untuk biaya Administrai yang totalnya mencapai Rp 22.800.000.

Para guru yang merasa keberatan dan melaporkan keluhan pemotongan itu kepada Kobar GB Aceh. “Hingga kini uang itu belum juga dikembalikan,” ujarnya.

Terkait hal ini, Kepala Disdik Pijay, Saiful Rasyid MPd, Selasa (13/6) mengatakan, tim penyidik Polres Pidie telah melakukan pemeriksaan yang hasilnya tidak ditemukan adanya pemotongan apapun.

“Jadi apa yang harus kami kembalikan, karena tidak ada uang yang diambil (potong),” jelasnya, sambil menambahkan, pihak guru PAUD/TK yang dimaksud juga telah mengaku tidak ada pemotongan dana tersebut.(c43) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id