Lift RSU Meuraxa Rusak, Pasien Pernah Terkurung   | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lift RSU Meuraxa Rusak, Pasien Pernah Terkurung  

Lift RSU Meuraxa Rusak, Pasien Pernah Terkurung   
Foto Lift RSU Meuraxa Rusak, Pasien Pernah Terkurung  

URI.co.id, BANDA ACEH – Dua unit lift yang berada di Gedung Rawat Inap Kelas III Rumah Sakit Umum (RSU) Meuraxa Banda Aceh tidak bisa digunakan  pasien karena rusak, padahal baru beberapa kali difungsikan.

Imbasnya, ketika ada pasien yang harus dirawat di lantai dua dan tiga gedung tersebut terpaksa harus ditandu oleh petugas medis.

Hal ini terungkap ketika Komisi D DPRK Banda Aceh yang dipimpin Sabri Badruddin dan dua anggotanya, Mahdi dan Mukminan melakukan tinjauan lapangan terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banda Aceh tahun anggaran 2016, Selasa (13/6/2017).

Rombongan disambut Plt Direktur RSU Meuraxa, dr Emiralda MKes dan pejabat rumah sakit. 

Selain menemukan lift rusak, rombongan komisi D juga menemukan plafon ruangan lantai dua yang berembes air karena ada saluran air yang bocor.

“Ada lift yang seharusnya berfungsi tapi tidak berfungsi. Bahkan sempat dua kali terkurung pasien dan keluarga pasien saat digunakan,” katanya mengutip keterangan dari Plt Direktur RSU Meuraxa, dr Emiralda. 

Sabri meminta pihak rumah sakit untuk segera menyurati rekanan untuk memperbaiki kerusakan tersebut, apalagi gedung itu masih dalam masa pemeliharaan.

Dikatakannya, biaya pembangunan gedung itu–khusus lantai dua dan tiga– senilai Rp 2 miliar bersumber dari dana otonomi khusus (otsus) tahun anggaran 2016. Sementara lantai satu sudah lebih dahulu dibangun.

“Kasihan kalau anggaran besar tetapi bangunannya tidak bisa berfungsi dan bermanfaat bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Banda Aceh. Seperti kerusakan lift, akibatnya setiap ada pasien yang harus dibawa ke lantai dua dan tiga terpaksa digotong dan ini sangat berisiko jatuh petugasnya atau jatuh pasiennya, karenanya kita minta itu untuk diperbaiki,” ujarnya. (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id