Pemko Subulussalam Janji Bangun Rumah Korban Kebakaran | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemko Subulussalam Janji Bangun Rumah Korban Kebakaran

Pemko Subulussalam Janji Bangun Rumah Korban Kebakaran
Foto Pemko Subulussalam Janji Bangun Rumah Korban Kebakaran

SUBULUSSALAM – Pemko Subulussalam segera membangun rumah darurat tipe 36 bagi para korban kebakaran di Cepu Indah, Desa Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Informasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Subulussalam, Drs Salmaza menjawab Serambi, Senin (12/6) terkait penanganan lebih lanjut terhadap korban kebakaran. “Ya, seperti biasa akan kita bangun kembali rumah untuk korban,” kata Salmaza.

Menurut Salmaza, rumah tersebut akan dibangun melalui dana tanggap darurat dan segera dilakukan. Kalau pun yang membuat sedikit lama hanya masalah pembersihan lokasi. “Pemko bisa langsung membangun termasuk rehab rumah yang terpaksa dirusak,” kata Wakil Wali Kota Subulussalam.

Dijelaskannya, pembangunan rumah ini memang difokuskan bagi rumah hangus total. Namun jika ada yang rumahnya dirusak juga akan diperbaiki sesuai kondisi.

Rumah yang rusak parah, lanjut Salmaza akan dibangun kembali jika memang tidak dapat digunakan. Namun untuk kerusakan ringan akan direhab sesuai kondisi lapangan. Bantuan lain berupa bahan makanan juga terus disalurkan melalui dinas terkait. “Intinya, para korban bencana kebakaran ini ditangani cepat termasuk pembuatan kembali rumah mereka,” ujar Salmaza.

Terkait armada pemadam yang dilaporkan rusak, menurut Salmaza hal ini sebagai imbas ketidakharmonisan pejabat di internal BPBD Kota Subulussalam.

Salmaza mengakui mendapat informasi dari sejumlah petugas kebakaran mengenai konflik melibatkan Kalak BPBD dengan Kabid Kebakaran. “Akibat ketidakcocokan ini kabid tidak mau tahu dengan anggota di lapangan. Padahal masalah anggota di lapangan dan fasilitas tidak mungkin urusan kalak,” tandas Salmaza.

Sejatinya, kata Salmaza, jika pun ada persoalan tidak boleh mengganggu pelayanan publik. Apalagi kasus kebakaran yang terkait langsung dengan jiwa dan harta benda masyarakat.

Camat Simpang Kiri, Jhoni Arizal yang dikonfirmasi Serambi mengatakan, pemerintah telah membangun tenda dan dapur umum di lokasi bencana kebakaran. Tenda tersebut menampung korban serta bahan makanan untuk pengungsi.

Menurut Camat Jhoni, jumlah rumah yang terbakar mencapai 18 unit dengan korban 91 jiwa. Sebanyak 14 rumah lainnya harus dirusak untuk memblokir api. Jumlah korban rumah rusak mencapai 65 jiwa.

Camat Simpang Kiri mengatakan jika warga bersedia menginap di tenda, pemko telah menyediakan. Namun tidak ada paksaan apalagi kebiasaan masyarakat Subulussalam jika ada anggota keluarga atau kerabat yang musibah biasanya akan ditampung di rumah rumah famili atau kerabat.

Seperti diberitakan, kebakaran kembali menghanguskan belasan rumah di permukiman padat penduduk Dusun Cepu Indah, Desa Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Minggu (11/6). Akibatnya, 18 rumah hangus dilalap si jago merah dan 14 unit lainnya terpaksa dirusak guna memutus rembetan api. (lid) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id