Kebakaran Gambut Mengkhawatirkan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kebakaran Gambut Mengkhawatirkan

Kebakaran Gambut Mengkhawatirkan
Foto Kebakaran Gambut Mengkhawatirkan

CALANG – Kebakaran lahan gambut sejak beberapa hari belakangan di Aceh Jaya hingga kemarin dinilai sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Kebakaran tersebut terjadi di sejumlah lokasi pembukaan lahan baru warga di kawasan Kayee Lhon, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya yang berbatasan dengan Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat.

Kepala Badan Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Krueng Teunom, Aceh Jaya Armidi SHut kepada Serambi, Minggu (11/6) mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kebakaran namun titik terbakarnya lahan gambut tidak terlalu besar lagi, namun masih terlihat kepulan asap. Menurutnya pembukaan lahan baru tersebut dilakukan di atas lahan gambut yang sangat mudah terbakar dan terus menjalar.

Menurut pantauan, lokasi kebakaran sebagian berada di sekitar 2-5 kilometer dari jalan nasional lintas Calang-Meulaboh. Sesekali kepulan asap menyelimuti jalan di lintasan tersebut hingga tampak berkabut. Meski hanya sesaat namun dampaknya mengganggu pandangan pengguna jalan yang melintas.

“Kita berharap kepada warga supaya tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi kemarau, sebab sangat membahayakan lahan lainnya yang dikawatirkan akan ikut terbakar nantinya. Kebakaran gambut pada musim kemarau sangat sulit dipadamkan, sehingga perlu kewaspadaan warga dan petani dalam menggarap lahan supaya tidak sembarangan membakarnya,” harap Armidi.

Sementara itu dari Kabupaten Aceh Barat Daya dilaporkan warga setempat diminta agar waspada terhadap bahaya kebakaran lahan di tengah musim kemarau saat ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya Amiruddin kepada Serambi, Minggu (11/6) menjelaskan suhu pada siang hari berkisar antara 33 sampai 35 derajat celsius yang dapat memicu kebakaran.

“Sampah jangan dibakar sembarangan tempat. Cuaca panas sekarang ini, bahan apa saja sangat mudah terbakar,” kata Amiruddin. Para orang tua juga diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain api karena sangat berbahaya dalam suasana suhu cuaca panas seperti sekarang ini. “Kompor gas agar dipastikan dalam keadaan mati sebelum tidur,” katanya.

Para petani yang membuka lahan perkebunan, terutama di kewasan Kecamatan Kuala Batee dan Babahrot, juga diminta tidak membakar lahan. “Membuka lahan dengan cara membakar sangat berbahaya, karena api segera meluas membakar hutan dan semak belukar sekitar lokasi. Membuka lahan dengan cara membakar merupakan tindakan melawan hutan,” ungkap Amiruddin.(nun) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id