Kades Lae Motong Rombak Total Kabinetnya   | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kades Lae Motong Rombak Total Kabinetnya  

Kades Lae Motong Rombak Total Kabinetnya   
Foto Kades Lae Motong Rombak Total Kabinetnya  

URI.co.id, SUBULUSSALAM –  Penjabat (Pj) Kepala Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Nasrul Padang melakukan perombakan terhadap perangkat dan pengurus jamaahnya secara keseluruhan. Perombakan itu menyusul mudnurnya para perangkat desa dan pengurus jamaah di sana.”Saya harus rombak total, karena mereka juga mengundurkan diri,” kata Nasrul Padang kepada URI.co.id, Minggu (11/6/2017).

Nasrul yang merupakan salah satu PNS di Subulussalam mengaku jabatan yang dipercayakan kepadanya sebagai batu loncatan dalam meniti karier lebih baik. Karenanya, dia tidak ingin meninggalkan persoalan terutama dalam hal penyimpangan keuangan dalam jabatan yang paling lama enam bulan itu. “Makanya, hal yang paling penting itu bendahara, sebagai pimpinan saya kurang mempercayai bendahara lama, makanya saya ganti agar pemerintahan tidak bermasalah,” kata Nasrul.

Nasrul Padang, S.Pd pun secara tegas membantah adanya intrik politik terkait pemberhentian bendahara maupun pergantian perangkat desa dan pengutus jamaah di sana. Kades Nasrul bahkan menyatakan keputusannya mengganti Firman Situmorang dari jabatan bendahara lantaran tidak singkron dengan dirinya selaku kepala desa. Padahal, kata Nasrul, dalam organisasi kepemerintahan sejatinya ada hubungan saling percaya antara pimpinan dengan bendahara.

Karenanya, Nasrul menyatakan ingin berbuat yang terbaik bagi pemerintahan desa di sana. Semua hal terutama persoalan pelayanan publik dan keuangan harus dibenahi sehingga dia mesti menempatkan orang terbaik dan cakap sesuai kapasitas tersebut. Sayangnya lanjut Nasrul, para perangkat desa lainnya ikut-ikutan mundur sehingga dirinya harus mengambil sikap cepat. Bahkan Nasrul mencurigai mundurnya para perangkat dan pengurus jamaah.

Intinya, lanjut Nasrul pergantian bendahara tidak ada kaitan dengan politik pilkampong. Sebaliknya, Nasrul menuding pengunduran diri para perangkat dan pengurus jamaahnya diduga adanya kepentingan lain.”Bisa saja mereka yang punya kepentingan, kenapa semua mundur, yang saya berhentikan hanya bendahara. Jadi saya justru menilai mereka sendiri yang ada kaitan dengan pilkampong,” pungkas Nasrul.

Informasi yang dihimpun Serambi, sebelumnya, sebanyak 18 perangkat Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam mengundurkan diri secara serentak sejak Jumat (9/6/2017). Mundurnya para aparat desa secara massal ini sebagai protes teradap Pj Kepala Desa Lae Motong lantaran memberhentikan bendahara desa sebelumnya.

Atas hal itu, Pj. Kepala Desa Lae Motong Nasrul Padang, S.Pd mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan SK pemberhentian dan pengangkatan para perangkat dan pengurus jamaahnya. Sebelumnya, Kades Nasrul juga berkonsultasi dengan Camat dan Kepala Mukim Penanggalan melalui surat bernomor 140/001/2017. Selanjutnya, Kades Nasrul mengeluarkan SK nomor 145/003/SK/VI/2017 tentang pemberhentian dan pengangkatan perangkat dan pengurus jamaah Desa Lae Motong. (**) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id