Panitia Konser Diminta Taati Aturan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Panitia Konser Diminta Taati Aturan

Foto Panitia Konser Diminta Taati Aturan

* Penonton Pria dan Wanita Harus Pisah

BANDA ACEH – Terjadinya percampuran penonton laki-laki dan perempuan saat konser penyanyi Aceh, Bergek pada Sabtu (12/3) malam di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sehingga DPRK Banda Aceh meminta penyelenggara dapat mematuhi aturan yang berlaku.

“Seharusnya semua konser itu harus dipisah penonton pria dan wanita, seperti saat konser band nasional selama ini selalu dipisahkan penonton pria dan wanita,”ujar seorang penonton, Sayid Muchsin.

Ketua Komisi D DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar meminta penyelenggara kegiatan hiburan patuhi pada aturan yang berlaku di Aceh. Seperti halnya konser Bergek, menurut Farid, seharusnya panitia sudah mengetahui jika pelaksanaan konser di Aceh, harus memisahkan antara penonton laki-laki dan perempuan.

“Kejadian ini harus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi Pemko Banda Aceh dan panitia,”tegas Farid. Menurutnya semua aturan dapat dijadikan sebagai Peraturan Wali Kota (Perwal), sehingga akan menjadi panduan pelaksanaan kegiatan tanpa melanggar syariat islam.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh, Yusnardi yang dikonfirmasi Serambi kemarin mengaku sebelum konser digelar pihaknya sudah mengingatkan panitia untuk memisahkan penonton pria dan wanita.

Namun, tambahnya, panitia tidak menyediakan pagar pemisah, sehingga petugas tidak mampu memisahkan penonton yang berjumlah besar. Yusnardi tidak menjelaskan, kenapa pihaknya membiarkan panitia tidak menyediakan pagar pemisah tersebut. Kasatpol PP itu hanya mengatakan, bahwa dirinya akan berkoordinasi untuk mengevaluasi penyelenggara konser itu. Sementara pihak penyelenggara, Heru yang coba dikonfirmasi Serambi tidak menjawab telepon, bahkan pesan singkat juga tidak dibalas.(mun) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id