Illiza Pastikan Maju Lagi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Illiza Pastikan Maju Lagi

Foto Illiza Pastikan Maju Lagi

* Darmuda dan Aminullah Siap Hadapi Incumbent

BANDA ACEH – Sejumlah nama mulai bermunculan dalam bursa calon wali kota Banda Aceh. Sampai saat ini, baru tiga kandidat yang sudah memastikan akan maju dalam Pilkada 2017 nanti, sedangkan empat kandidat lainnya masih menunggu keputusan dari partai.

Ketiga kandidat yang sudah memastikan maju itu adalah Illiza Sa’aduddin Djamal yang juga Wali Kota Banda Aceh saat ini, selanjutnya Aminullah Usman mantan Direktur Utama PT Bank Aceh, dan Politisi Partai Nasional Aceh (PNA), Darmuda.

Sedangkan empat kandidat lainnya masih menunggu keputusan partai, yaitu Irwan Djohan (Wakil Ketua DPRA), Ibnu Rusdi (kader Partai Demokrat), Sabri Badruddin (Ketua Komisi B DPRK Banda Aceh), dan Arif Fadhillah (Ketua DPRK Banda Aceh).

Illiza saat ditanyai Serambi mengatakan, ia memutuskan kembali maju karena adanya desakan dan dorongan yang kuat dari elemen masyarakat dan partai politik (parpol). “Dengan kepercayaan masyarakat dan sejumlah partai politik untuk melanjutkan kepemimpinan, Insya Allah saya siap saja untuk maju kembali pada Pilkada 2017,” katanya.

Dia bahkan mengaku bersemangat untuk kembali maju sebab menurutnya pembangunan yang dilakukan selama ini belum cukup untuk memadanikan Kota Banda Aceh secara utuh.

“Menghidupkan syariat Islam secara kaffah perlu pondasi yang cukup kuat, perlu komitmen dan dorongan dari banyak pihak,” ujar Wali Kota yang juga Ketua DPC PPP Kota Banda Aceh ini.

PPP sebagai partai pengusung dipastikan sudah siap mengusung kembali dirinya pada Pilkada mendatang. Bahkan, sejumlah partai politik lain juga telah memberikan dukungan. “Tapi yang namanya mekanisme tetap harus ditempuh. Pendekatan terus kita lakukan,” pungkas Illiza.

Politisi PNA, Darmuda, juga telah menyatakan akan maju sebagai Calon Wali Kota Banda Aceh bersaing dengan incumbent. Darmuda menyampaikan kesiapannya untuk maju dalam deklarasi yang dilaksanakan di Hotel Regina Banda Aceh, Senin (7/3) lalu.

Namun, mantan anggota DPRA tersebut belum bisa memastikan dirinya maju dari jalur partai atau jalur perseorangan. “Ini akan kita bicarakan dan dikonsolidasikan dalam waktu dekat dengan tim relawan,” kata Darmuda.

Dalam deklarasi tersebut, Darmuda juga menyerahkan mandat Gabungan Relawan Darmuda untuk Banda Aceh (Garuda Banda Aceh) kepada pimpinan, Alta Zaini. Tim yang tersebut nantinya akan bekerja maksimal untuk memenangkan Darmuda dalam pilkada tahun depan.

Kandidat lainnya yang juga sudah memastikan maju adalah Aminullah Usman. Saat ini dia sedang menunggu kepastian partai yang akan mengusungnya.

Mantan Dirut Bank Aceh ini mengaku sudah melakukan pertemuan dengan Partai Aceh, Partai Demokrat, PKS, PKPI dan Gerindra. Namun apabila hingga April semua partai itu belum memberikan keputusan, maka Aminullah memutuskan akan maju melalui jalur independen. “Saat ini tim sudah mulai bekerja untuk mengumpulkan KTP,” ungkap Aminullah.

Ini merupakan kali kedua Aminullah maju dalam Pilkada Kota Banda Aceh. Dia memutuskan maju karena adanya dukungan masyarakat yang ingin melihat cara baru dalam membangun Kota Banda Aceh, serta pertimbangan lain bahwa dalam pilkada tahun 2012 lalu dia berhasil meraih suara sebanyak 32 persen.

Sementara itu, tiga kandidat lainnya, T Irwan Djohan, Ibnu Rusdi, dan Sabri Badruddin, mengakui memang berniat maju. Tetapi kepastiannya tergantung pada keputusan partai nanti.

Wakil Ketua DPRA, T Irwan Johan, mengatakan, ia memang berniat maju, karena memang tujuan awal terjun ke dunia politik adalah untuk mengabdi di bidang penataan kota, sesuai dengan latar belakangnya sebagai arsitek. Inilah yang melandasinya untuk maju dalam pilkada 2012 lalu.

Meski demikian, selaku kader partai NasDem, ia tetap harus mengikuti mekanisme partai yang saat ini sedang melakukan survei menentukan calon wali kota yang akan diusung nanti. “Apabila partai memutuskan mendukung saya, saya siap dan akan langsung menentukan wakil untuk kita deklarasikan,” pungkasnya.

Kader Partai Demokrat yang juga Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh, Ibnu Rusdi, juga menyatakan hal yang sama. Ia siap maju apabila Demokrat mendukungnya.

Namun sampai saat ini Demokrat belum memutuskan nama yang akan diusung, karena masih melakukan survei, dan akan diumumkan dalam beberapa bulan kedepan.

“Sebagai kader partai, saya tentu akan siap menerima apapun keputusan. Jika pun nanti saya tidak didukung oleh partai, maka saya akan menerima keputusan itu,” ujar Ibnu Rusdi.

Ketua Komisi B DPRK Banda Aceh, Sabri Badruddin, yang juga politisi Golkar juga mengatakan siap maju jika diusung oleh partai. Namun hingga saat ini Golkar juga belum memberi keputusan. “Jika nanti diusung, kita siap menjadi calon wali kota maupun calon wakil wali kota,” imbuh Sabri.

Satu kandidat lainnya yang juga digadang-gadangkan maju dalam bursa cawalko adalah Arif Fadhillah yang juga Ketua DPRK Kota Banda Aceh saat ini.

Kepada Serambi, Sabri mengaku bahwa secara pribadi ia sebenarnya berniat bertarung dalam Pilkada 2017 nanti. Tetapi apabila kemudian partai Demokrat memutuskan untuk mengusungnya, maka dirinya tidak bisa menolak. “Kalau diperintahkan partai, saya siap,” tegasnya.

Arif Fadhillah bahkan merasa optimis bisa memenangi pertarungan dalam pilkada nanti karena ia mengetahui titik lemah kebijakan yang diambil pemerintahan saat ini.

“Karena saya Ketua DPRK (Banda Aceh), sehingga kebijakan yang dilakukan saya tahu dimana titk lemahnya,” ungkapnya.(mun/mas/dan) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id