BBPOM Temukan Mi Mengandung Boraks | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

BBPOM Temukan Mi Mengandung Boraks

BBPOM Temukan Mi Mengandung Boraks
Foto BBPOM Temukan Mi Mengandung Boraks

MEUREUDU – Kepala Bidang (Kabid) Pemeriksaan dan Penyelidikan pada Balai Besar pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh, Drs Hasbi Apt, Kamis (8/6) mengungkapkan bahwa pembuatan mi basah di Keude Ulee Gle dan di Keude Meureudu, menggunakan boraks. Hal ini didasarkan pada hasil uji laboratorium dari contoh mi yang diambil pada Selasa (6/6) lalu.

“Dari lima sampel mi basah yang diperiksa petugas, empat produsen dinyatakan positif menggunakan boraks. Keempat produsen mi tersebut, yaitu tiga di Keude Ulee Gle dan satu produsen mi di Keude Meureudu. Sementara yang bebas dari boraks yaitu produsen mi basah di Toko Nuril, di Jalan Pasar Keude Meureudu,” terang Drs Hasbi.

Kepala BBPOM Aceh, Dra Samsuriani berharap produsen pembuat mi basah, tidak menggunakan bahan berbahaya seperti boraks atau formalin karena sangat membahaya kesehatan orang yang mengonsumsinya.

Terhadap mi basah yang terbukti menggunakan boraks, kemarin langsung disita petugas. Kepala BBPOM Aceh itu menyebutkan, bahwa pembuat mi yang sama juga menggunakan boraks saat pemeriksaan tahun lalu. Artinya, produsen pembuat mi ini tidak mengindahkan imbauan pemerintah agar tidak menggunakan boraks dalam mi yang diproduksinya.

Beberapa warga Meureudu, kepada Serambi mengaku ikan berformalin juga sering dijual di Pijay dan itu harus mendapat perhatian khusus dari lembaga terkait.

Terkait pengawasan ini, Samsuriani mengatakan hal ini bukan saja tugas BBPOM. Tapi berdasarkan Inpres terbaru, pengawasan ini melibatkan 13 Kementerian. “Di tingkat kabupaten/kota, pengawasan ini menjadi tanggung jawab bupati atau walikota,” katanya. Penandatanganan MoU tentang hal tanggung jawab pengawasan ini sudah dilakukan di Pijay pada Selasa (6/6), disaksikan Wabup Pijay H Said Mulyadi dan beberapa dinas terkait seperti Kadinkes-KB, Said Abdullah S, Kadis Perindustrian Perdagangan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM, Rafiati SE.(ag) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id