Lagi, Polisi Tahan Penyalur Raskin | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lagi, Polisi Tahan Penyalur Raskin

Lagi, Polisi Tahan Penyalur Raskin
Foto Lagi, Polisi Tahan Penyalur Raskin

* Satu Pelaku DPO

SUKA MAKMUE-Aparat kepolisian di Nagan Raya, Rabu (7/6) siang, kembali melakukan penahanan terhadap satu orang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait penyaluran beras masyarakat miskin (raskin) yang disalurkan pada tahun 2014-2015 lalu.

Pria yang ditahan tersebut berinisial MJ, warga Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, dengan total kerugian dalam kasus ini sebesar Rp 929 juta, dan total raskin yang disalurkan dalam dua tahun tersebut sebanyak 215.832 kilogram.

Sebelumnya pada, Kamis (4/5) lalu, polisi juga sudah melakukan penahanan terhadap satu orang pelaku lainnya, yakni berinisial BS yang merupakan PNS penyalur raskin yang bertugas di Kantor Camat Darul Makmur.

Kapolres Nagan Raya AKBP Mirwazi kepada sejumlah awak media di Suka Makmue, Rabu siang, mengatakan penahanan terhadap MJ selaku penyalur raskin tersebut dikarenakan yang bersangkutan diduga kuat terlibat dalam tindak pidana korupsi, terkait penyaluran beras milik masyarakat ini. “Pelaku kita amankan setelah semua unsur pidananya terpenuhi,” kata Kapolres Mirwazi.

Menurutnya, MJ ditahan polisi lantaran ia diduga kuat telah melakukan tindakan secara berencana dengan pelaku BS yang telah lebih dulu ditahan polisi dalam kasus itu.

Berdasarkan hasil kejahatan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion, uang Rp 1,5 juta, serta satu buah STNK sepeda motor milik pelaku.

“Semua berkasnya sudah P-21 dan pelaku segera kita limpahkan ke kejaksaan,” tandas Mirwazi.

Kapolres Mirwazi menambahkan, dalam kasus ini polisi juga telah menetapkan satu orang pelaku lainnya, yakni berinisial IBS yang telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Nagan Raya.

Tersangka IBS terpaksa ditetapkan sebagai DPO lantaran telah melarikan diri, dan kini sedang dalam pengejaran petugas kepolisian, untuk dilakukan penangkapan.

Kapolres Mirwazi mengakui semua pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut akan diprosesu sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.(edi) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id