49 Polisi Gerebek Rutan Lhoksukon | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

49 Polisi Gerebek Rutan Lhoksukon

Foto 49 Polisi Gerebek Rutan Lhoksukon

* Ditemukan Kaca Pirex dan Bong

LHOKSUKON – Sebanyak 49 anggota Polres Aceh Utara dan Polsek Lhoksukon, menggerebek Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara. Penggerebekan yang dipimpin Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi itu dilakukan, Sabtu (12/3). Dalam penggerebekan selama satu setengah jam itu, polisi menemukan kaca pirex dan bong yang diduga untuk mengonsumsi sabu-sabu.

Penggerebekan tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi peredaran dan penyelundupan narkoba, yang selama ini disinyalir masih marak di rutan tersebut. Selain menemukan kaca pirex dan bong, petugas juga menemukan dan menyita sejumlah charger dan handphone (HP), gunting, pisau, serta tali pinggang.

“Penggeledahan yang kita lakukan itu melibatkan 49 personel dari Satuan Narkoba, Reskrim, dan Sabhara, termasuk Polisi Wanita (polwan). Karena bukan napi atau tahanan laki-laki saja yang digeledah, tapi juga kamar-kamar yang dihuni tahanan wanita,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kabag Ops Edwin Aldro kepada Serambi, Minggu (13/2).

Di kamar-kamar yang dihuni tahanan wanita, kata Kabag Ops, tidak ditemukan barang-barang mencurigakan, selain charger dan Hp. Hp yang ditemukan langsung dimusnahkan dengan direndam dalam air, lalu dikembalikan ke pihak Rutan untuk diamankan. Sementara barang bukti lainnya diserahkan ke pihak Rutan.

Untuk narkoba, kata AKP Edwin, tidak ditemukan dalam penggeledahan tersebut. “Razia atau penggeledahan ini akan terus kami lakukan ke depan untuk mengantisipasi beredarnya narkoba dan juga untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan. Tapi waktu penggeledahannya tidak ditentukan,” ujar Kabag Ops.

Ia menambahkan, untuk pengamanan rutan tersebut pihaknya masih menempatkan dua personel yang rutin bertugas untuk membantu sipir rutan tersebut.

Kepala Rutan Lhoksukon Effendi SH kepada Serambi, kemarin menyebutkan, jumlah Hp yang diamankan dalam penggeledahan tersebut 13 unit, lalu charger Hp 55 unit, tali pinggang, wayer listrik, pisau dan gunting masing-masing lima unit, dan kaca pirex yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu-sabu.

“Untuk narkoba tidak ditemukan. Selain itu personel polisi, razia juga melibatkan sipir, karena ini perintah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,” ujar Effendi.(jaf) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id