Ini Jadwal Pasar Murah di Bireuen | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ini Jadwal Pasar Murah di Bireuen

Ini Jadwal Pasar Murah di Bireuen
Foto Ini Jadwal Pasar Murah di Bireuen

* Pemkab Siapkan 1 Ton Gula, 1 Ton Minyak Goreng, dan 1.000 Telur

BIREUEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen akan membuka pasar murah di enam kecamatan, yang dimulai di Kecamatan Juli pada Jumat (7/6) mendatang. Pasar murah ini dibuka untuk membantu masyarakat mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga murah. Pemkab menyediakan gula pasir, minyak goreng, dan telur.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Bireuen, Darwansyah kepada Serambi, Senin (5/6) mengatakan, sebelum Ramadhan pihaknya sudah membuka pasar murah di enam kecamatan yaitu Samalanga, Peusangan Selatan, Makmur, Jeunieb, Gandapura dan Kota Juang.

“Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, kami kembali menggelar pasar murah tahap kedua juga di enam kecamatan, yaitu di Kecamatan Juli, Peusangan Siblah Krueng, Peudada, Jangka, Jeumpa dan Kecamatan Kuala,” kata Darwansyah.

Pada pasar murah tahap kedua ini, kata Darwansyah, pemerintah menyiapkan 1 ton gula pasir, 1 ton minyak goreng, dan 1.000 butir telur. Pasa murah tersebut dibuka di masing-masing pasar kecamatan. Misalnya, di Kecamatan Juli, pasar murah dibuka di Pasar Kecamatan Juli. Pasar murah itu dibuka mulai pukul 09.00-12.00 WIB.

Ia menyebutkan, barang yang dijual di pasar murah yaitu gula pasir dengan harga 10.000/kilogram (Kg), minyak goreng kemasan Rp 10.500/liter, dan telur ayam Rp 1.000/butir. “Harganya lebih murah dari harga pasar. Tapi pembeliannya dibatasi. Setiap masyarakat hanya boleh membeli dua kilo gula, dua liter minyak goreng, dan 10 butir telur,” sebut Darwansyah.

Sementara pasar murah tahap ketiga, tambah Darwansyah, rencananya akan dibuka di lima kecamatan lagi, menjelang Idul Adha nanti. Kelima kecamatan itu adalah Kutablang, Peusangan, Pandrah, Simpang Mamplam dan Kecamatan Peulimbang.

Sementara itu, kemarin, tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Bireuen yang terdiri atas unsur Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Bulog, dan Polres Bireuen, memantau harga sembako di sejumlah pasar.

Ketua Satgas (Kasatgas) Pangan Bireuen yang juga Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SH SE mengatakan, hasil pemantaun hingga saat ini harga bahan pangan atau sembako masih normal. Namun, pemantauan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

“Kebiasan distributor dan pedagang menaikkan harga barang menjelang Hari Raya Idul Fitri. Jika kedapatan ada distributor dan pedagang yang menaikkan harga secara sepihak, akan kami tindak,” kata Kasatgas Pangan.

Sementara Kadis Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen, Darwansyah menambahkan, stok sembako menjelang Idul Fitri sangat mencukupi. Ia mengimbau pedagang menjual sembako sesuai harga eceran tetap (HET).

“Misalnya gula, HET-nya 12.500 rupiah per kilo, minyak goreng kemasan 11.000 rupiah per liter. Tapi hasil temuan kami ada pedagang yang menjual gula pasir 13.000 rupiah per kilo dan minyak goreng 12.000 rupiah per liter,” sebutnya.(c38) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id