Pedagang Abaikan Seruan Bersama | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pedagang Abaikan Seruan Bersama

Pedagang Abaikan Seruan Bersama
Foto Pedagang Abaikan Seruan Bersama

BLANGKEJEREN – Sejumlah pedagang musiman yang menjual makan atau jajanan berbuka puasa di seputaran kota Blangkejeren melanggar atau tidak mematuhi seruan bersama. Sebelumnya pemerintah daerah bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) Gayo Lues mengeluarkan seruan bersama terkait bulan Ramadhan 1438 Hijriah.

Salah satu isi seruan yang dikeluarkan Forkompinda Galus, kepada dilarang membuka warung di siang hari dan dilarang menjajakan makanan sebelum pukul 16.00 WIB. Tapi amatan Serambi, Minggu (4/6), sejumlah warung makanan untuk menu berbuka puasa dan warung bakso dan mie sudah di buka dari pukul 14.30 WIB di Blangkejeren.

Meskipun warga dan pedagang makanan sudah buka pada siang hari. Tapi tidak ada upaya penertibkan dari instansi terkait. Padahal sudah dilarang dan tertera di poin nomor enam pada seruan bersama yang dikeluarkan oleh Pemkab bersama Forkompinda.

“Sejumlah pedagang musiman dan pemilik warung tidak menghargai dan melanggar seruan bersama yang di keluarkan Pemkab dan Forkompinda Galus. Hal itu terbukti pada siang hari sebelum pukul 16.00 WIB warung dan kedai makanan sudah dibuka dan berjualan,” kata Sulaiman salah satu tokoh agama di Blangkejeren, kepada Serambi, Minggu (4/6).

Hal yang serupa diutarakan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda lainnya. Mereka mengatakan, ada beberapa larang dan imbauan kepada masyarakat dalam seruan bersama pada bulan suci Ramadhan yang telah dikeluarkan sebelumnya. Seharusnya hal itu dihormati dan hargai bersama sama pada bulan yang mulia ini.

“Diminta kepada warga maupun pemilik warung dan penjual makanan untuk jajanan berbuka puasa, agar tidak membuka warung dan kedai itu pada siang hari maupun sebelum pukul 16.00 WIB di Blangkejeren. Memang tidak ada salahnya dan larangan untuk mencari nafkah, akan tetapi kita harus selalu menghargai dan menghormati bulan Ramadhan dan seruan bersama,” pesan tokoh masyarakat lainnya.(c40) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id