Proyek di Kompleks Wali Nanggroe Banyak Masalah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Proyek di Kompleks Wali Nanggroe Banyak Masalah

Proyek di Kompleks Wali Nanggroe Banyak Masalah
Foto Proyek di Kompleks Wali Nanggroe Banyak Masalah

ANGGOTA Pansus I DPRA, H Ghufran Zainal Abidin MA, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi bangunan Gedung Waliulhadi (Sekretariat) Wali Nanggroe. Ghufran yang sudah dua periode menjabat anggota DPRA dari Dapil I (Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang), mengaku heran kenapa banyak masalah dalam proyek pembangunan gedung di Kompleks Wali Nanggroe ini.

Ia mengungkapkan, tiga tahun lalu saat dirinya melakukan Pansus ke Gedung Pendapa Wali Nanggroe, yang berada di depan kompleks, juga ditemukan banyak plafon yang bocor. Butuh tiga tahun lamanya untuk menangani masalah tersebut. “Sekarang ini muncul lagi kasus yang sama, pada pelaksanaan pembangunan gedung Kantor Walihulhadi Wali Nanggroe,” kata Ghufran.

Ia mengungkapkan keherananya terhadap kinerja dinas teknis penanggung jawab gedung. Padahal seharusnya mereka bisa belajar dari kasus pembangunan gedung pendapa, rumah dinas dan mess sampai mushalla Wali, plafonnya banyak yang bocor dan dindingnya juga banyak yang retak. “Apakah pemborong ke lima unit gedung itu tidak ganti-ganti sehingga penyakitnya sama, yaitu atap bocor dan gedung banyak yang retak,” ungkap Ghufran.

Apakah kondisi itu terjadi, ada kaitannya dengan bolak balik pergantian Kepala SKPA dan KPA yang terjadi di lingkungan Pemerintahan Aceh Sebagai anggota legislatif, dirinya sudah bosan melihat kesalahan yang sama setiap tahun itu-itu saja, dan volume kesalahannya terus bertambah. “Sudah selayaknya aparat penegak hukum di Aceh mengusut pelaksanaan pembangunan semua gedung yang terdapat dalam Kompleks Wali Nanggroe tersebut untuk memberikan efek jera kepada pejabat, pengawas dan pelaksananya,” ujar Ghufran. (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id