Angin Kencang Sampai Agustus 2017 | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Angin Kencang Sampai Agustus 2017

Angin Kencang Sampai Agustus 2017
Foto Angin Kencang Sampai Agustus 2017

BANDA ACEH – Masyarakat di sebagian besar wilayah Aceh diimbau waspada fenomena angin kencang yang terjadi akibat perubahan musim hujan ke kemarau. Selain karena perubahan musim, badai tropis yang terjadi sejak tiga hari lalu di Teluk Benggala, Samudera Hindia, juga menyebabkan angin kencang nyaris di semua wilayah Aceh kecuali bagian tengah.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Data dan Informasi (Datin) BMKG Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar, Zakaria SE kepada Serambi, Sabtu (3/6) di Banda Aceh. Menurutnya, badai tropis yang terjadi beberapa hari lalu turut memperparah kondisi di daerah pesisir. “Massa udara tertarik ke Teluk Benggala dan melewati Aceh, sehingga anginnya cukup kencang,” ujarnya.

Selain menimbulkan panas terik, angin kencang juga menyebabkan tingginya gelombang di perairan Barat-Selatan, Sabang, dan Banda Aceh mencapai 1 sampai 3 meter. “Kondisi ini dapat mengganggu pelayaran. Untuk di darat, masyarakat perlu waspada pohon tumbang, seng terbang, dan kebakaran,” kata Zakaria, dan menyebut petugas transmisi listrik juga perlu mewaspadai pohon tumbang.

Adapun wilayah yang terkena angin kencang di antaranya Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Aceh Barat, dan Aceh Selatan dengan kecepatan mencapai 60 km/jam. Selain itu wilayah Lhokseumawe, Bireuen, dan Sigli juga terkena angin meskipun tidak sekencang di pesisir Barat-Selatan.

Sementara itu, Kepala UPTD Pelabuhan Ulee Lheue, Rusmansyah kepada Serambi mengaku terjadi gangguan pelayaran akibat angin kencang belakangan ini. Menurutnya dengan kondisi seperti ini, waktu yang dibutuhkan KMP Tanjung Burang untuk melayari Ulee Lheue ke Balohan mencapai tiga jam lebih.(fit) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id