Petugas Kebersihan Banda Aceh Menghilang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Petugas Kebersihan Banda Aceh Menghilang

Foto Petugas Kebersihan Banda Aceh Menghilang

* Mengaku Antar Jenazah Teman

BANDA ACEH – T Nurdipan (40) seorang petugas Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh, sejak Sabtu (5/3) pagi dilaporkan hilang. Hingga kini keberadaan pria warga Dusun Blang Teuku Desa Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, yang selama ini menetap di Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh itu tidak diketahui dimana keberadaannya.

Hilangnya pria yang menjadi tulang punggung keluarganya itu, menyisakan kesedihan bagi tiga anaknya yang masih kecil-kecil, yakni Batis (kelas 4 SD), Syifa (kelas 1 SD), dan Zaskia (2,3 tahun). “Anak-anak saya setiap malam terus menangis menanyakan dimana ayahnya,” cerita Hendriana (33) isteri T Nurdipan kepada Serambi, Sabtu (12/3) sore.

Dijelaskan Hendriana, suaminya T Nurdipan yang biasa dipanggil Bang Pan itu menghilang setelah mengantarkan dirinya ke tempat kerja di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh.

“Sekitar pukul 08.30 WIB, saya terima sms dari Bang Pan, katanya mau ke Calang untuk mengantar jenazah rekan sekantornya yang meninggal dunia,” ujar Hendriana yang ditemani adiknya Faisal.

Setelah sms itu diterima, tambah Hendriana, Hp milik suaminya itu langsung mati sampai saat tidak aktif. Karena sampai pukul 20.00 WIB telah kehilangan kontak dengan suaminya, maka sekitar pukul 23.00 WIB malam itu Hendriana menuju ke Kantor DK3 di Jalan Pocut Baren, Banda Aceh, untuk mencari tahu keberadaan suaminya tersebut.

“Saya bingung saat mendengar dari teman sekerjanya bahwa tidak ada petugas dinas kebersihan yang meninggal dunia dan tidak ada mobil jenazah yang berangkat ke Calang. Jawaban itu membuat saya shock,” sebut Hendriana.

Ketika ditanya apakah ada persoalan dengan keluarga, sehingga Bang Pan pergi meninggalkan rumah, Hendriana menyebutkan tidak ada persoalan apapun. “Itulah yang membingungkan saya, karena antara kami tidak ada masalah apapupun,” ujarnya.

Setelah kepergian suaminya itu, ketiga anak-anaknya itu setiap hari menangis menanyakan ayahnya. “Kini anak kami Syifa dan Zaskia dalam kondisi sakit, karena siang malam menangis rindu sama ayahnya,” ujar Hendriana. Karena itu, Hendriana mengharapkan agar suaminya itu segera pulang demi untuk anak-anak. Katanya, ada persoalan yang mengganjal bisa diselesaikan dengan baik-baik.

Sedangkan kepada siapa yang mengetahui keberadaan suaminya itu, Hendriana mengharapkan agar seger menghubungi nomor Hp abang dan adiknya, yakni Ismuar 085262200449 dan 082365982417 Faisal.(mir) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id