Mulut Kuala Tangan-Tangan Tersumbat, Puluhan Hektare Tanaman Padi Terendam Air Pasang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mulut Kuala Tangan-Tangan Tersumbat, Puluhan Hektare Tanaman Padi Terendam Air Pasang

Mulut Kuala Tangan-Tangan Tersumbat, Puluhan Hektare Tanaman Padi Terendam Air Pasang
Foto Mulut Kuala Tangan-Tangan Tersumbat, Puluhan Hektare Tanaman Padi Terendam Air Pasang

URI.co.id, BLANGPIDIE – Mulut Kuala Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tersumbat kurun waktu satu pekan terakhir sampai Rabu (31/5/2017).

Sumbatan itu mengakibatkan aliran Krueng Tangan-Tangan terhenti sehingga terjadi peristiwa air pasang, kemudian permukaan air naik dan merendam air tanaman padi yang baru ditanam sejak satu minggu lalu.

Areal tanaman padi yang terendam, terutama di kawasan Desa/ Gampong Padang Kawa dan Desa Blang Padang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin dihubungi URI.co.id, Rabu (31/5/2017) peristiwa tanaman padi terendam air pasang akibat tersumbat mulut Kuala Tangan-Tangan, baru diterima laporan dari Camat Tangan pada Selasa malam.

“Laporan yang saya terima sekitar 50 hektare tanaman padi di Gampong Padang Kawa dan Blang Padang terendam air pasang,” kata Amiruddin.

Dia mengaku sudah mininjau lokasi bersama Camat Tangan-Tangan, didampingi sejumlah petani, Rabu tadi. “Ketinggial air pasang yang merendam tanaman padi rata-rata 50 cm, sehingga padi yang baru ditanam tidak terlihat lagi,” ungkap Amiruddin.

Setelah dilakukan peninjauan, diputuskan bahwa mulut kuala tersumbat harus digali kembali dengan alat berat, jenis beko. Pekerjaan menggali kembali mulut kuala yang tersumbat dilakukan oleh BPBK Abdya.

Hal ini dilakukan karena petani sudah mencoba melakukan penggalian secara manual, namun tidak berhasil ‘membelah’ mulut kuala yang tersumbat timbunan pasir laut.

Amiruddin merencanakan menggerahkan alat berat, beko ke lokasi pada Rabu sore ini untuk menggali mulut kuala Tangan-Tangan dalam upaya mengatasi tanaman padi padi yang terendam tidak punah. (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id