Mediasi Kasus Pemukulan Bardan Sahidi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mediasi Kasus Pemukulan Bardan Sahidi

Foto Mediasi Kasus Pemukulan Bardan Sahidi

DALAM kunjungan ke wilayah tengah, Sabtu (12/3), Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, juga menyempatkan diri menjenguk dua anggota Forkab Aceh Tengah yang masih ditahan di Mapolres Aceh Tengah. Pria yang akrab disapa Mualem ini mengatakan akan berusaha semaksimal mungkin untuk memediasi kasus pemukulan Bardan Sahidi. Ia berharap kasus tersebut bisa secara damai serta ditangani secara adat.

“Yang sabar. Saya akan memediasi agar kasus ini cepat selesai,” kata Muzakir Manaf, di Mapolres Aceh Tengah, seperti dirilis Humas Pemerintah Aceh, Sabtu (12/2).

Muhammad Syafii, Ketua Forkab Aceh Tengah, mengaku terharu melihat Mualem datang menjenguk dirinya. “Saya ini menyesal Mualem. Saya sudah minta maaf dan menempuh jalur damai. Mohon dibantu,” ujarnya.

Kedatangan orang nomor dua di Aceh ini didampingi anggota Komite Peralihan Aceh Wilayah Aceh Tengah, PA Aceh Tengah, anggota Forkab, serta Pemuda Merah Putih.

Sebelumnya diberitakan, Bardan Sahidi, Anggota Komisi I DPR Aceh pada Sabtu (27/2) lalu, menjadi korban salah pukul di salah satu café di Simpang Empat, Kabupaten Aceh Tengah. Anggota DPR Aceh dari daerah pemilihan Aceh Tengah dan Bener Meriah ini mengaku sudah memaafkan pelaku.

“Saya telah memaafkan pelaku. Besar harapan saya hal serupa tidak terulang lagi pada diri dan keluarga dan orang lain di masa-masa yang akan datang. Sekali lagi saya sangat menyesalkan kejadian dan musibah pada diri saya,” ujar Bardan Sahidi beberapa waktu lalu.

Pasca pemukulan tersebut, pihak kepolisian awalnya menangkap empat orang yang diduga tersangka, dua di antaranya kemudian dibebaskan. “Sementara dua lagi masih ditahan. Mereka M Syafii dan Hanafiah,” ujar salah seorang polisi di Mapolres Aceh Tengah.(nal) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id