Galus Bentuk Safari Ramadhan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Galus Bentuk Safari Ramadhan

Galus Bentuk Safari Ramadhan
Foto Galus Bentuk Safari Ramadhan

* Kunjugan Dimulai pada 9 Juni

BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues (Galus) membentuk tim safari Ramadhan dan juga mengeluarkan seruan bersama terkait bulan Ramadhan. Sebanyak lima tim Safari dibentuk yang bertugas mengunjungi masjid yang tersebar di 11 kecamatan selama tiga malam.

Kepala Dinas Syariat Islam Galus, Drs Rasyidin, Selasa (30/5) mengatakan tim safari Ramadhan yang terdiri dari jajaran Pemkab Galus dan Forkompinda bertugas dari 9 hingga 11 Juni malam. Disebutkan, tim pertama dipimpin Bupati Ibnu Hasim, tim dua oleh Wakil Bupati, tim tiga oleh Ketua DPRK, tim empat oleh Kapolres Galus dan tim lima oleh Dandim 0113.

Disebutkan, tim safari juga membawa bantuan berupa sajadah 2 gulung dan gula pasir 8 kilogram untuk masjid yang dikunjungi. Rasidin menjelaskan untuk ustadz direkrut dari desa dan juga dari instansi pemerintahan dari Kantor Kemenag Blangkejeren dan instansi lainnya.

Rasyidin mengungkapkan pada kunjungan pertama, tim yang dipimpin bupati akan mengunjungi masjid di Kecamatan Dabun Gelang, wakil bupati di Blangkejeren, Ketua DPRK dan Dandim 0113 di Kutapanjang dan Kapolres di Blangpegauon.

Sedangkan kunjungan kedua tim safari di Kecamatan Blangjerango oleh tim bupati, wakil bupati dan Dandim ke Kecamatan Putri Betung, sedangkan tim Ketua DPRK di Pantan Cuaca dan Kapolres di Rikit Gaib. Pada malam ketiga, tim safari bupati mengunjungi Blangkejeren, dan wakil bupati di Tripe Jaya, Dandim di Terangun dan Kapolres bersama tim ketua DPRK di Pining.

“Ada beberapa masjid yang tidak dikunjungi tim safari pada tahun ini, karena jarak tempuh dan waktu tidak memungkinkan,” ujarnya. Dia mencontohkan, seperti masjid di desa Melelang, Terlis, Tongra dan Sosial di Kecamatan Terangun.

Sementara itu, Pemkab Galus bersama Forkompinda mengeluarkan seruan bersama, terkait Ramadhan, seperti larangan asmara subuh, menjual mercon atau petasan, membuka warung nasi di siang hari dan berjualan penganan berbuka sebelum pukul 16.00 WIB. Kaum Muslim juga diminta mengenakan pakaian Islami, terutama remaja putri dan ibu-ibu.

Kepala Dinas Syariat Islam Galus, Drs Rasyidin, Selasa (30/5) mengatakan seruan bersama ini memiliki sembilan poin. Yakni menjaga keamanan dan ketertiban umum, melaksanakan ibadah puasa serta memakmurkan masjid dengan shalat Tarawih, tadarrus Wuran dan memperbanyak I’tikaf serta shalawat dan zikir.

Warga juga diminta menunaikan zakat fitrah dan memperbanyak infaq. Begitu juga halnya, bagi pengusaha angkutan umum agar berangkat setelah shalat maghrib dan sopir harus memberikan kesempatan pada penumpang untuk melaksanakan shalat apabila waktunya telah tiba.

“Ada sembilan poin dalam seruan bersama yang telah disepakati dan telah dipasang di tempat-tempat umum,” katanya. Dikatakan, seruan bersama ditanda tangani olh Bupati Ibnu Hasim, Ketua DPRK Ali Husin, Kapolres AKBP Bhakti Eri N, Dandim 0113/Galus Letkol Inf M Faisal Nst, Kajari Galus Agung Ardyanto SH, Ketia PN Blangkejeren, M Jamil SH, Ketua Mahkamah Syariah, Drs Azmir dan Ketua MPU Tgk Muazza.(c40) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id