Dua Nelayan Aceh Terdampar di Thailand | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dua Nelayan Aceh Terdampar di Thailand

Dua Nelayan Aceh Terdampar di Thailand
Foto Dua Nelayan Aceh Terdampar di Thailand

BANDA ACEH – Dua nelayan tradisional Aceh yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya pada 24 Mei lalu, ternyata kini terdampar di perairan yang diperkirakan kawasan Thailand, beberapa hari lalu. Kedua nelayan ini terdampar ke sana setelah terombang-ambing beberapa hari di laut lepas yang hingga kini belum diketahui penyebab pastinya.

Informasi terdamparnya dua nelayan itu awalnya diketahui Serambi melalui sebuah video yang dibagikan oleh akun facebook Amri Azooka pada pukul 13.00 WIB, Minggu (28/5) yang membagikan sebuah video yang diunggah oleh akun Ardolly. “Dua nelayan asal Panteraja terdampar di laut selama 8 hari, alhamdulillah mereka selamat di pantai Negara Thailand. Yogi Prayogo dan Hasanuddin,” tulis Ardolly pada postingannya.

Video berdurasi 4,22 menit itu direkam Jumat, 26 Mei 2017. Dalam video tersebut, sebuah kapal boat tampak terombang-ambing tak jauh dari daratan. Di dalamnya terlihat dua orang yang terus melambaikan tangai dan selembar bendera Merah Putih. Ombak yang cukup deras dan cuaca yang tampak seperti badai, membuat kapal boat itu tak tentu arah, bahkan sesekali seperti akan tenggelam.

Beruntung, kapal boat berwarna dasar biru dengan les putih dan merah itu akhirnya terseret ke daratan, lalu dua nelayan tersebut mendarat di bibir pantai. Sesaat kemudian, beberapa warga dengan bahasa asing mendekati dan menginterogasi, dua orang yang berseragam bak polisi juga memintai keterangan kepada keduanya dengan bahasa asing.

“Dari Sabang delapan hari sudah, iya kami berdua saja,” kata salah satu dari keduanya dengan bahasa Indonesia kepada warga asing tersebut. Sesekali kedua nelayan juga menjawab dengan bahasa isyarat kepada warga asing itu. Tidak diketahui jelas, ke mana kedua orang itu kemudian dibawa.

Sekretaris Panglima Laot, Miftachuddin Cut Adek SE MSi, yang dihubungi Serambi kemarin, membenarkan bahwa kedua nelayan tersebut adalah nelayan asal Aceh. Keduanya bernama Hasanuddin (39) dan Yogi Prayogo (23), warga Desa Mesjid Panteraja, Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya. “Iya benar itu nelayan kita, mereka sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya pada 24 Mei 2017. Lalu kita ketahui terdampar ke Thailand,” ujarnya.

Kepada Serambi, Miftachuddin mengatakan, hasil penelusuran pihaknya, bahwa Hasanuddin dan Yogi Prayogo terdampar di perairan Phang Nga, Thailand. Keduanya berangkat dari Pelabuhan Perikanan Lampulo Banda Aceh pada 9 Mei 2017 menggunakan boat KM Seruni kapasitas 6 GT, boat pancing tuna.

“Boat itu dinakhodai Hasanuddin dan menurut informasi, Hasanuddin dan Yogi Prayogo telah ditemukan di perairan Phang Nga, Thailand,” ujar Miftachuddin.

Masih berdasarkan keterangan Miftachuddin, sesuai dengan komunikasi terakhir pemilik kapal dengan keluarganya bahwa Hasanuddin dan Yogi Prayogo mendarat di salah satu kampung di Phang Nga, Thailand, karena terbawa arus yang diakibatkan kerusakan mesin boat. “Lebih lengkapnya kita belum tahu. Saat ini keduanya masih berada di sana di kantor polisi perairan di sana. Mereka sehat dan mendapat perlakuan baik di sana,” sebut Miftachuddin.

Atas kejadian itu, lanjut Miftachuddin, pihaknya atas nama Lembaga Hukom Adat Laot/Panglima Laot Aceh telah mengirimkan surat kepada Duta Besar Republik Indonesia di Bangkok, Thailand. Pihaknya meminta duta besar untuk mencari informasi dua nelayan Aceh yang terdampar tersebut.

“Bila memungkinkan agar dapat diperjuangkan melalui Pemerintah Thailand untuk dipulangkan keduanya. Ini murni musibah. Jadi, kita berharap segera dipulangkan,” pungkas Miftachuddin. (dan) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id