Pidie Kekurangan Pupuk Subsidi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pidie Kekurangan Pupuk Subsidi

Pidie Kekurangan Pupuk Subsidi
Foto Pidie Kekurangan Pupuk Subsidi

* NPK Phonska Langka

SIGLI – Persediaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Pidie tidak sebanding dengan kebutuhan petani. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Ir H Syarkawi MM, Minggu (28/5), mengatakan bahwa luas areal tanam padi untuk musim tanam (MT) rendengan seluas 29.797 ha, dan di musim gadu 20 ha. Sehingga total 50 ribu ha.

“Tahun 2017, kebutuhan pupuk urea untuk luas areal tanam padi 50 ha tersebut mencapai 10 ribu ton. Sedangkan kuota diberikan hanya 7.300 ton. Artinya, cuma terpenuhi 73 persen,” katanya.

Kemudian, untuk pupuk ZA, kebutuhan mencapai 5.000 ton, sedangkan kuota yang diberikan hanya 1.400 ton. Artinya, hanya terpenuhi 28 persen. Sedangkan pupuk SP-36 kebutuhan 7.500 ton, kuota diberikan 2.450 ton. Atau hanya 32 persen memenuhi kebutuhan. Sementara, NPK Phonska subsidi, dibutuhkan 15 ribu ton/tahun, namun kuota diberikan hanya 5.000 ton.

“Terkait kebutuhan pupuk yang tidak sebanding ini, Pemkab Pidie meminta kepada Gubernur Aceh untuk bisa merelokasi pupuk, dari daerah yang belum membutuhkan pupuk,” katanya.

Pantauan Serambi di sejumlah pedagang, pupuk NPK Phonska bersubsidi sulit ditemukan di pasaran. Saat ini NPK Phonska yang dijual pedagang merupakan pupuk nonsubsidi dengan harga Rp 150.000/zak.

“Yang langka adalah pupuk NPK Phonska bersubsidi. Sementara pedagang menjual yang nonsubsidi seharga Rp 150 ribu/zak, untuk menutupi kebutuhan pupuk yang memang tidak mencukupi kebutuhan seluruh petani di daerah ini,” Kadis Pertanian dan Pangan Pidie, H Syarkawi.(aya) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id