IAIN Jangan Radikal | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

IAIN Jangan Radikal

IAIN Jangan Radikal
Foto IAIN Jangan Radikal

* Penegasan Sekjen Kemenag Saat Resmikan Gedung Tarbiyah

LHOKSUKON – Kementerian Agama (Kemenag) RI melarang mahasiswa dan civitas akademika Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAIN) terlibat dalam tindakan dan paham radikalisme. Apalagi bergabung dengan organisasi-organisasi yang berorientasi pada paham radikalisme.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag RI, Prof Dr H Nur Syam, saat meresmikan Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Malikussaleh Lhokseumawe, di Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Rabu (25/5).

“Mahasiswa yang ada di kampus ini, jangan ada satu pun diantara mereka yang terlibat atau bergabung dengan organisasi yang radikal. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa mahasiswa IAIN bersih dari organisasi radikal,” ujar Prof Nur Syam.

Pada kesempatan itu, Sekjen kemenag juga menyampaikan bahwa pendidikan adalah instrumen terbaik dalam membangun manusia. Karena itu perguruan tinggi adalah kekuatan pendidikan untuk membangun sumber daya manusia.

Sementara Gedung Fakultas Tarbiyah yang diresmikan itu berlantai tiga, dibangun dengan dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dikelola Kementerian Agama, dengan jumlah ruang belajar mencapai 31 unit.

Sekjen Kemenag berharap dengan bertambah gedung, bisa meningkatkan jumlah mahasiswa dan program studi, serta yang paling penting meningkat pula kualitas lulusan.

Rektor IAIN Lhokseumawe Dr H Hafifuddin MAg mengatakan, kampus itu menolak segala bentuk kegiatan yang mengandung unsur radikalisme. Ia memastikan mahasiswa IAIN bebas dari segala bentuk tindakan dan paham radikalisme. “Selama ini kami selalu menyosialisasikan bahaya paham radikal kepada mahasiswa,” kata Hafifuddin.

Menurut Rektor, radikalisme dapat menimbulkan disintegrasi bangsa. Karena itu ia mengajak mahasiswa untuk saling menjaga keutuhan NKRI serta menjauhkan diri dari paham radikalisme. “Dari 5.000 lebih mahasiswa yang ada di kampus ini, tidak ada satu pun diantara mereka yang terlibat organisasi radikal,” pungkas Hafifuddin.(jaf) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id