Listrik Padam Jelang Magrib | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Listrik Padam Jelang Magrib

Listrik Padam Jelang Magrib
Foto Listrik Padam Jelang Magrib

SIGLI – Warga di Kabupaten Pidie sangat kecewa terhadap pemadaman listrik menjelang shalat Magrib. Pemadaman listri berlangsung sampai tiga jam sehingga sangat mengganggu warga yang membutuhkan penerangan malam hari. Diharapkan pemadaman tanpa pemberitahuan ini tak berlanjut selama bulan Ramadhan supaya tidak menganggu kenyamanan warga.

Anggota DPRK Pidie, Isa Alima, mengatakan, sangat kecewa terhadap pelayanan PLN Area Sigli yang memadamkan aliran listrik tanpa pemberitahuan. Sehingga pelanggan kalang kabut akibat listrik mati secara dadakan. “Biasanya listrik padam jelang shalat Magrib. Padamnya listrik sampai tiga jam. Seharusnya pemadaman itu diberitahukan kepada pelanggan,” kata Isa Alima yang menghubungi Serambi, Sabtu (27/5).

Dikatakannya, selama bulan Suci Ramadhan, PLN harus mengupayakan listrik tidak padam. Warga yang melaksanakan ibadah cukup terganggu dengan kondisi listrik sekarang yang hidup mati.Hawa panas dan serangan nyamuk akibat listrik padam membuat warga tidak kusyu’ beribadah di bulan suci ini. “Kita heran jika memasuki bulan suci Ramadhan PLN tidak normal lagi menyuplai listrik ke pelanggan.,” ujar Isa.

Kecuali itu, tambahnya, pada bulan Ramadhan, warga terganggu aktivitas membuat kue untuk dijual sebagai penganan berbuka puasa. Ini belum lagi alat elektronik yang rusak akibat arus listrik tidak stabil. “Jadi listrik padam banyak kerugian yang berdampak pada pelanggan,” terangnya.

Lanjutnya, idealnya pelayanan PLN harus lebih maju seiring berganti tahun. Pelayanan harus ditingkatkan sehingga masyarakat betul betul menikmati pelayanan prima PLN. Pihak PLN jangan hanya menciptakan program KWH meteran listrik sistem pulsa (pra bayar), dengan menanggalkan meteran lama konvesional (pasca bayar). Artinya masyarakat dianjurkan berimigrasi dari sistem lama beralih ke listrik sistem pulsa. “Seharusnya ketika program baru itu dimunculkan harus diikuti dengan suplai listrik yang normal kepada pelanggan. Kita berharap PLN terus berubah dalam memberikan pelayanan,” tukas Isa Alima.

Manajer PLN Area Sigli, Ade Cahya Wienardi, kepada Serambi, kemarin, mengatakan, penyebab listrik padam di Pidie, lantaran adanya gangguan unit satu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Nagan Raya. Juga unit dua Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun di Lhouseumawe.

“Saat dua pembangkit itu terganggu, otomatis terjadi pemadaman di Pidie karena suplai arus tidak cukup. Seperti, Jumat (26/5) malam saat listrik padam, kita mengupayakan proses memasukkan beban secara bertahap dari unit dua PLTMG Arun. Alhamdulillah, pukul 20.47 WIB, listrik normal kembali,” ujarnya.

Ditanya bagaimana suplai listrik di Pidie selama bulan Suci Ramadhan. Kata Ade, dirinya mengusahakan tidak adanya pemadaman listrik. Jika memang terjadinya pemadaman akibat terganggu suplai dari pembangkit listrik di Nagan Raya dan Arun, PLN akan memberitahukannya.(naz) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id